SuaraSulsel.id - Polisi menangkap satu orang pelaku yang mencekoki pelajar di Kota Makassar dengan minuman keras. Remaja berinisial AF itu kini ditetapkan tersangka dan ditahan.
Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan Hutagaol memastikan mengusut tuntas kasus tersebut. Ia menegaskan akan memproses hukum AF karena dugaan penganiayaan dan minuman keras.
Hal tersebut ditegaskan Ridwan, Kamis, 2 Maret 2023. Ia menjelaskan, salah satu keluarga korban yang meninggal dunia menuding pihak kepolisian tidak menindaklanjuti laporan karena kerabat pelaku adalah anggota polri.
Namun polisi memastikan informasi tersebut hoaks.
"Kami tegaskan itu hoaks jika dikatakan orang tua dari pelaku ini polisi. Orang tuanya wiraswasta, juga (ketua) RT," kata Ridwan.
Ia mengatakan memang ada mantan anggota polisi yang merupakan orang tua dari salah satu anak di video tersebut. Tapi anak itu juga korban.
Ia bahkan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Tajuddin Chalid.
"Yang meninggal di antara bertiga itu salah satu orang tuanya purnawirawan polisi. Tapi dia juga korban," tegas Ridwan.
Kasus pesta minuman keras ini menyebabkan tiga anak meninggal dunia, yakni Rahmat Fajar, Achmad Alif Rian Nizar, dan Reski. Dari lokasi, polisi menemukan jerigen alkohol 90 persen, minuman soda dan botol anggur merah.
Baca Juga: Fakta-fakta 3 Pelajar Tewas Dianiaya-Dicekoki Miras Di Makassar, Polda Tepis Pelaku Anak Polisi
Selain karena menenggak minuman keras, salah satu korban bernama Achmad juga dianiaya oleh AF. Videonya viral di media sosial.
Korban bernama Achmad dipukuli karena enggan meminum minuman keras yang sudah diracik. Video itu, kata Ridwan diambil sebelum mereka minum.
"Yang merekam diam-diam adalah salah satu korban yang sudah meninggal dunia. Jadi, kejadiannya sebelum mereka minum," ungkap Ridwan.
Ia pun meminta agar pihak keluarga menyerahkan dan memprcayakan kasus ini ke polisi. Kata Ridwan, pelaku sempat dirawat di rumah sakit sehingga belum bisa diambil keterangannya.
"Perkara kemarin itu bukan tidak ditangani, kondisinya (pelaku) masuk rumah sakit. Belum bisa diperiksa, tapi sudah kita jaga terus di rumah sakit," ungkapnya.
Sebelumnya, Rahmawati, orang tua korban dari Achmad Alif berharap kasus ini bisa diusut tuntas. Dari informasi yang ia dapatkan, pelaku punya kerabat polisi sehingga sulit diproses.
Berita Terkait
-
Polda Sulsel Pastikan Pelaku Penganiaya Pelajar yang Dipaksa Minum Miras hingga Tewas Bukan Anak Anggota Polri
-
Viral 3 Remaja Tewas Setelah Minum Miras Oplosan, Apa Itu Alkohol 96 Persen dan Apa Efeknya Jika Diminum?
-
Dua Remaja di Makassar Tewas Akibat Dipaksa Minum Miras Oplosan, Pelaku Diduga Anak Oknum Polisi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan