SuaraSulsel.id - Tim Penyidik dari Propam Polda Nusa Tenggara Timur menyelidiki adanya oknum polisi yang diduga menipu calon siswa Polri sebesar Rp250 juta dengan iming-iming lolos tes kepolisian.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Ariasandy kepada ANTARA mengatakan, bahwa saat ini baru pelapor yang juga korban penipuan bernama Junus Dami yang diperiksa.
“Sementara baru memeriksa saksi pelapor,” kata Ariasandy, Rabu 19 Oktober 2022. Terkait perkembangan kasus tersebut setelah korban melapor ke Propam Polda NTT.
Ia mengatakan selain pelapor, jika dalam proses pemeriksaan keterangan belum lengkap maka ada kemungkinan orang tua tua korban atau saksi-saksi lain akan diperiksa.
Mantan Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) itu mengatakan bahwa korban sudah melapor ke Propam Polda NTT. Karena hal itu berkaitan dengan tindakan melanggar kode etik.
“Pada dasarnya laporan kita terima dan Propam Polda NTT akan menindaklanjuti laporan itu,” tambah Ariasandy.
Ariasandy mengatakan, kasus seperti ini hendaknya menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak terulang lagi.
Dia mengimbau agar masyarakat atau calon siswa Polri jangan mudah percaya dengan pihak-pihak yang menjanjikan bisa membantu masuk polisi.
“Apalagi dengan iming-iming imbalan tertentu,” tegas dia.
Baca Juga: Ultimatum Jajaran untuk Kembalikan Kepercayaan Masyarakat, Kapolri: Perbanyak Perbuatan Baik!
Dia menjelaskan bahwa rekrutmen Polri saat ini sangat transparan dan penuh pengawasan baik internal maupun pengawas eksternal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
9 Rumah Korban Angin Puting Beliung Takalar Dapat Bantuan Gubernur Sulsel
-
Oknum Dosen di Parepare Ditangkap Usai Lecehkan Perempuan di Alfamart
-
Oknum Dosen Lecehkan Wanita di Minimarket Parepare, Nyaris Diamuk Massa
-
Warga Sinjai Stop Beli Gas, Pakai Biogas Kotoran Sapi
-
Suporter PSM Makassar Dilarang Keras Datang ke Ternate