- Universitas Hasanuddin menghadirkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi sebagai laboratorium hidup untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis nasional.
- Kolaborasi lintas fakultas di Unhas mengintegrasikan riset, pendidikan, dan penyediaan bahan pangan berkualitas dari hulu hingga ke hilir.
- Program yang telah beroperasi selama dua bulan ini bertujuan memberikan layanan gizi terintegrasi serta edukasi bagi masyarakat.
SuaraSulsel.id - Kehadiran dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Universitas Hasanuddin (Unhas) bukan sekadar menjalankan program pemerintah.
Di balik pembentukannya, terdapat gagasan untuk menjadikan kampus sebagai laboratorium hidup yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang gizi.
Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas, Prof. Veny Hadju, mengungkapkan ide menghadirkan SPPG di lingkungan kampus lahir dari potensi besar yang dimiliki Unhas dalam bidang gizi dan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, Unhas telah memiliki berbagai sumber daya pendukung, mulai dari tenaga ahli, fasilitas laboratorium, hingga pengalaman dalam pengelolaan layanan makanan melalui unit bisnis kampus.
"SPPG di Unhas menjadi laboratorium yang sangat baik bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa. Semua unsur kami libatkan dalam pengembangannya," kata Prof. Veny dalam diskusi publik bertajuk SPPG Unhas: Laboratorium MBG untuk Gizi Bangsa di Makassar, Kamis (4/6).
Ia menjelaskan, sebelum program MBG dijalankan, dirinya telah terlibat dalam pengembangan divisi food and beverage yang berada di bawah PT Hadin Metavisi Akademika, entitas bisnis milik Unhas.
Divisi tersebut selama ini memasok makanan ringan dan makanan utama untuk Rumah Sakit Unhas.
Pengalaman tersebut kemudian membuka peluang bagi kampus untuk mengembangkan dapur MBG sekaligus menjadi pusat pembelajaran bagi mahasiswa, khususnya dari Program Studi Gizi FKM Unhas.
Prof. Veny menuturkan, gagasan tersebut juga dipengaruhi pengalamannya saat melihat langsung program pemenuhan gizi ibu dan anak di Amerika Serikat.
Baca Juga: 5 Kasus Teridentifikasi Penipuan Jual Beli Titik SPPG
Pengalaman itu memperkuat keyakinannya bahwa perguruan tinggi dapat mengambil peran strategis dalam mendukung program makan bergizi bagi anak sekolah.
Selain memiliki Fakultas Kesehatan Masyarakat, Unhas juga didukung berbagai fakultas lain yang relevan, seperti Fakultas Kedokteran, Fakultas Peternakan, hingga Fakultas Teknik.
Kolaborasi lintas disiplin inilah yang menjadi dasar pengembangan ekosistem MBG di lingkungan kampus.
"Unhas memiliki banyak penelitian dan publikasi internasional di bidang gizi. Karena itu, kampus ini sangat memungkinkan menjadi laboratorium gizi yang mendukung program MBG secara berkelanjutan," ujarnya.
Tak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, Unhas juga mengembangkan program pendampingan melalui edukasi gizi seimbang bagi sekolah dan masyarakat mitra.
Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan kualitas dan komposisi gizi makanan yang disajikan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Sementara itu, Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof. Syahdar Baba, mengatakan dapur SPPG Unhas telah beroperasi selama sekitar dua bulan dan terus dikembangkan sebagai model layanan gizi terintegrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045