SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar, telah menyiapkan sepeda motor pemadam kebakaran (damtor). Untuk menjangkau kebakaran yang terjadi di lorong-lorong atau gang.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, sejak musim kemarau kebakaran marak terjadi dan umumnya di gang sempit atau lorong yang menyulitkan armada mencapai lokasi kebakaran.
"Damtor ini efektif untuk menjangkau lokasi dengan medannya yang lorong-lorong. Tetap armada utama dikerahkan secara maksimal dan semua potensi akan dimanfaatkan," ujarnya, Kamis 6 Oktober 2022.
Wali Kota Makassar bersama pejabat lainnya juga saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Kangkung Timur dan Jalan Bawakaraeng Kelurahan Tompo Balang, Kecamatan Bontoala, banyak berbincang dengan tokoh masyarakat maupun warga yang menjadi korban kebakaran.
Di Jalan Kangkung, sebanyak sepuluh unit rumah dan kantor lurah hangus dilalap api pada Selasa (4/10). Insiden yang terjadi pada pukul 11.12 Wita diduga karena korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Saat meninjau lokasi kebakaran, Danny yang didampingi Camat Bontoala Arman Nurdin langsung mengecek jumlah korban yang terdampak musibah kebakaran.
Danny Pomanto juga turun langsung melihat puing-puing sisa kebakaran. Termasuk meninjau Kantor Lurah Tompo Balang yang ikut dilalap api.
"Saya minta kepada para korban untuk bersabar dengan adanya musibah ini. Insya Allah ada berkah di balik semua ini," ucapnya.
Maraknya musibah kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk, kata Danny disebabkan beberapa hal. Selain karena cuaca panas, juga karena korsleting listrik.
Baca Juga: RSUD AWS Kebanjiran, Lorong-lorong Terendam Air, Warganet: Terulang Lagi
Karena itu, Pemkot Makassar sudah membuat sistem pemadam kebakaran. Mulai dari kebakaran mobil, pemadam kebakaran motor atau damtor, hingga pemadam kebakaran lorong.
"Ada juga selimut api, itu nanti di setiap lorong wisata akan kita bekali. Pemadam kebakaran lorong juga itu kita akan prioritaskan di seluruh lorong wisata," terangnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas
-
Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen
-
Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika