SuaraSulsel.id - Tokoh Adat Luwu atau Datu Luwu Andi Maradang Mackulau mendukung Pemerintah Sulsel atas penolakan perpanjangan kontrak karya PT. Vale Indonesia Tbk yang disuarakan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama dua gubernur lainnya di Sulawesi.
"Sebagai tokoh adat Luwu, saya mendukung. Tapi memang perlu kekompakan bersama untuk memberi penekanan kepada Pemerintah Pusat," ujarnya melalui keterangannya yang diterima di Makassar, Senin 12 September 2022.
Andi Maradang juga memberikan dukungan terhadap aspirasi masyarakat Luwu terkait penolakan yang sama pada perusahaan nikel di Lutim tersebut, selama itu dilakukan dengan cara elegan dan sesuai prosedur aturan yang ada.
Hal yang paling penting, kata Datu Luwu, sebaiknya semua tokoh adat bersama pemerintah daerah bersama-sama menghadap ke Pemerintah Pusat untuk menjelaskan semua ini secara baik-baik.
"Karena bagaimana pun, keputusan ada di tangan Pemerintah Pusat. Jadi kalau memang Pemda dan masyarakat Luwu sudah tidak menginginkan keberadaan PT Vale, harus semuanya kompak dan dilakukan sesuai aturan," ujar dia.
Dia meminta agar masyarakat Luwu tidak bertindak sendiri-sendiri, apalagi anarkis dalam menyikapi persoalan ini.
"Saya mendukung apa yang disuarakan masyarakat Luwu dan Pemda kalau ini demi kesejahteraan masyarakat Luwu," ujarnya.
Datu Luwu juga mengatakan tokoh-tokoh adat di Luwu pasti siap membantu Pemda dan rakyat dalam menyuarakan aspirasi masyarakat Luwu.
"Asal ya itu, ada kekompakan, tidak dilakukan sendiri-sendiri serta melalui prosedur sesuai aturan yang ada. Utamanya dilakukan secara elegan dan baik-baik," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar
-
Alat Berat Mulai Bekerja Bangun Stadion Sudiang Makassar, Siap Tampung 27 Ribu Penonton!
-
4 Anggota Brimob Diamankan Usai Tembak Warga di Lokasi Tambang Ilegal
-
34 Proyek 'Waste to Energy' Akan Dibangun di Seluruh Indonesia
-
Kepala Daerah Dipilih DPRD? Parpol di Sulawesi Selatan Terbelah