SuaraSulsel.id - Kapolresta Kendari Kombes Pol M Eka Fathurrahman mengatakan, puluhan pelajar SMA diamankan polisi. Karena akan melakukan tawuran di sekitar Eks-MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
"Kami sedang melakukan pengamanan unjuk rasa di dekat DPRD Sultra. Lalu mendapat informasi ada pelajar mau tawuran di MTQ, langsung kita bergerak dan mecegah aksi tersebut,” ujarnya Senin (12/9/2022).
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, setelah berhasil mencegah aksi tawuran, puluhan pelajar tersebut langsung dibawa ke Polsek Mandonga.
Sementara satu di antaranya, kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) jenis celurit.
“Ada yang bawa celurit tadi, sudah kita sita. Selanjutnya para pelajar ini berikan pembinaan dan selanjutnya diserahkan ke sekolah masing-masing,” ucapnya.
Ia juga menyebut akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mencegah agar tidak terjadi lagi aksi tawuran pelajar di Kota Kendari.
“Tentu kami mengimbau para guru-guru agar mengawasi anak sekolahnya agar tidak terjadi kejadian yang berulang,” tuturnya
Sementara itu Wakasek Bidang Kesiswaan SMK Negeri 2 Kendari, Zulkifli Lubis mengatakan, pihak sekolah memastikan para pelajar yang diamankan ke Polsek Mandonga akan diberi sanksi dengan membuat surat pernyataan.
"Pihak sekolah juga akan memanggil orang tua pelajar yang terlibat. Kita jatuhkan sanksi kepada mereka, minimal kita buatkan surat pernyataan dan panggil orang tuanya agar tidak terulang lagi," ucapnya.
Baca Juga: 3 Alasan Pelajar Memilih Duduk di Bangku Paling Depan
Puluhan siswa SMA di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, diamankan polisi usai ketahuan melakukan tawuran, Senin (12/9/2022).
Saat hendak diamankan oleh polisi, puluhan pelajar tersebut terlibat kejar-kejaran. Beberapa pelajar berhasil meloloskan diri dari pengejaran polisi, sedangkan puluhan pelajar lainnya dibawa ke Polsek Mandonga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU