SuaraSulsel.id - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Manggarai Barat Melkior Nudin mengatakan, sejumlah oknum kepala desa terindikasi bermasalah.
"Namun beberapa sudah diselesaikan," kata Nudin di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (14/8/2022).
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, oknum kepal desa yang dimaksud, indikasi masalahnya beragam. Antara lain terkait dugaan pelanggaran pengadaan bibit porang, bantuan langsung tunai, pengerjaan jalan, pengerjaan air minum, dan bendahara desa menghilang.
"Walau kemudian bendahara itu kini telah kembali ke desanya," kata Nudin.
Kata Nudin, pihaknya mengetahui para oknum Kades terindikasi bermasalah karena ada laporan warga desa setempat ke DPMD. Ada pula karena diberitakan wartawan.
Dari sekian hal tersebut, sekarang ada kasusnya sedang dalam proses hukum. Sebab warga desa bersangkutan langsung lapor indikasi penyelewengan oknum Kades ke lembaga penegak hukum di Labuan Bajo.
Sementara itu Bupati Manggarai Barat, Edi Endi mengingatkan para Kades yang lain agar mengelola keuangan desa secara baik dan transparan.
"Pihak PMD dan Inspektorat harus kerja betul dalam mengaudit dana desa," ujarnya.
Baca Juga: Polda Serahkan Berkas Kasus Korupsi Dana Hibah Dispora Kepri ke Kejati
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Siaga! Enam Kecamatan di Kota Makassar Rawan Kekeringan Hingga Oktober 2026
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
Puluhan Ribu Kasus, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Campak yang Mudah Menular
-
Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Kendaraan Dinas Baru
-
Skripsi Ternyata Bisa Dipatenkan! Ini Langkah Mudah Alumni Universitas Tomakaka Lindungi Karya