SuaraSulsel.id - Seorang wanita dianiaya oleh pria yang merupakan pasangan diluar nikah, Sabtu (13/8/2022) sekitar pukul 10.30 Wita. Pelaku inisial WW (36 tahun) asal Tomohon Tengah.
Mengutip gopos.id -- jaringan Suara.com, kekerasan dalam ruamh tangga dipicu oleh hal sepele. Oleh pelaku, korban dianggap terlalu lama melaksanakan perintah.
Kejadian bermula saat pelaku menyuruh korban membuatkan mie instan untuk anak mereka.
Karena stok mie instan di rumah habis, korban pergi ke warung untuk membeli.
Pelaku akhirnya marah. Karena korban dianggap terlalu lama. Sementara anak mereka sudah menangis meminta mie instan.
“Saat itu juga korban dimaki-maki oleh pelaku dan dipukul berulang kali dengan tangan ke arah wajah dan kepala,” ungkap Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, Ahad (14/8/2022).
Tidak terima dengan perbuatan pelaku. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut. Dari pengakuan korban Ia juga sering mendapat perlakuan kasar dari pelaku.
“Namun kali ini karena sudah tidak tahan, korban akhirnya melaporkan hal tersebut ke petugas kepolisian,” kata dia.
Mendapatkan laporan korban, polisi langsung bergerak dan mengamankan pelaku di rumah. Tempat peristiwa terjadi.
Baca Juga: Puluhan Nelayan Makassar Berunjuk Rasa Tolak Rel Kereta Api Sistem At Grade
Saat ini pelaku sudah berada di Mako Polsek Tomohon Tengah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Saksi Sejarah Konflik Poso-Ambon Buka Suara Soal Polemik Ceramah Jusuf Kalla: Tidak Masuk Akal..
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat