SuaraSulsel.id - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Wahyudi Taqwa dilaporkan kehilangan uang hingga ratusan juta. Usut punya usut, pelakunya adalah tetangga sendiri.
Mereka adalah MA (17), DR (19), RA (16) dan SY (25). Pelaku diamankan di lokasi berbeda.
Dari hasil penyelidikan polisi, uang yang disimpan Andi Wahyudi Taqwa totalnya Rp1,2 Miliar. Sengaja disimpan di gudang agar tidak ketahuan istri.
Namun nahas, uang yang ditabung sejak tahun 2011 sampai 2021 itu diketahui oleh sopir pribadi dan sejumlah tetangganya.
Uang tersebut pun menarik niat jahat sopir dan tetangga. Uang diambil sedikit demi sedikit tanpa sepengetahuan Andi Wahyudi.
Setelah total uang yang dicuri mencapai Rp600 juta, barulah ketahuan.
Korban baru mengetahui uangnya hilang pada tahun 2022. Namun tidak langsung melapor. Karena menunggu niat baik para pelaku untuk kembalikan.
Namun sampai batas waktu yang ditentukan, tidak semua uang hasil curian bisa dikembalikan. Sehingga Andi Wahyudi melapor ke polisi.
Kapolres Bone AKBP Ardiansyah membenarkan kejadian tersebut. Para pelaku diamankan pada Rabu, 25 Mei 2022, kemarin.
"Sudah diamankan, ada empat orang (pelaku)," ujar Ardiansyah.
Kata Ardiansyah, kasus ini terjadi pada bulan Desember 2021. Namun korban enggan melapor.
Alasannya karena mereka adalah tetangga dan sangat akrab. Korban hanya meminta agar uang yang sudah dicuri dikembalikan oleh pelaku.
Namun hingga tenggat waktu, pelaku tak kunjung mengembalikan uang korban. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi.
"Pelaku tidak bisa kembalikan karena jumlahnya cukup besar, Rp600 juta lebih. Melaporlah korban baru-baru ini," jelas Ardiansyah.
Saat dimintai keterangan, para pelaku mengaku membagi empat uang hasil curian tersebut. Uang itu digunakan untuk berfoya-foya dan membeli motor.
Berita Terkait
-
Rahmat Effendi Didakwa Malak Uang ASN Kota Bekasi Sebesar Rp 7 Miliar, Digunakan untuk Pembangunan Vila di Bogor
-
Korban Investasi Bodong Desak Dirut KS Silmy Karim Turun Tangan, Tuntut Uang Investasi Bodong Rp94 Miliar Dikembalikan
-
Startup Lakukan PHK Massal Hingga Bangkrut, Pengamat: Lebih Baik Berkembang Perlahan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
9 Rumah Korban Angin Puting Beliung Takalar Dapat Bantuan Gubernur Sulsel
-
Oknum Dosen di Parepare Ditangkap Usai Lecehkan Perempuan di Alfamart
-
Oknum Dosen Lecehkan Wanita di Minimarket Parepare, Nyaris Diamuk Massa
-
Warga Sinjai Stop Beli Gas, Pakai Biogas Kotoran Sapi
-
Suporter PSM Makassar Dilarang Keras Datang ke Ternate