SuaraSulsel.id - Jembatan gantung di To'bulala, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan rusak parah. Masyarakat yang melintas terpaksa melewati jembatan kayu yang miring, bolong dan nyaris putus itu.
Kondisi jembatan ini pun ramai-ramai diunggah oleh warganet di media sosial. Dalam foto yang beredar, sejumlah pelajar terlihat sedang melintasi jembatan yang sudah rusak.
Mereka bertaruh nyawa demi bisa berangkat sekolah. Seolah menantang maut, para pelajar ini berjalan di atas jembatan yang rusak.
Di bawahnya, arus sungai cukup deras. Perlahan demi perlahan, pelajar melangkahkan kaki di atas potongan kayu yang ditambal sulam agar tak salah pijak.
Bagian pinggir jembatan juga terlihat hampir jebol. Salah satu tiang penyangga jembatan bahkan patah.
Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung mengakui keberadaan jembatan rusak tersebut. Jembatan itu adalah penghubung antara Desa Sarapeang dan Rembon.
Ia mengatakan sudah meminta pihak kecamatan agar segera merenovasi jembatan tersebut. Apalagi itu adalah salah satu akses tercepat bagi pelajar, jika hendak ke sekolah.
"Saya sudah minta pihak kecamatan koordinasi dengan PU untuk ditangani," ujar Theo, Kamis, 26 Mei 2022.
Sementara, warga sekitar, Mesak Linggi mengatakan kerusakan jembatan sudah cukup lama. Mereka selalu khawatir jika hujan deras datang, jembatan itu bakal ambruk.
Baca Juga: Pelajar di Way Kanan Tewas Ditusuk Teman Sebaya di Depan Sekolah
"Sementara itu jalan yang dilalui anak-anak kalau mau ke sekolah. Kalau hujan licin dan tidak aman dilalui," ujar Talion.
Ia mengaku perbaikan jembatan selama ini atas sukarela warga sekitar saja. Belum ada perhatian oleh pemerintah atau wakil rakyat.
"Kadang diperbaiki oleh warga pakai kayu seadanya atau bambu. Kita sudah pernah sampaikan ke lurah, pemkab dan DPRD tapi belum ada tindaklanjut," ungkapnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap