SuaraSulsel.id - Prof KH Quraish Shihab kini berani keluar rumah dan bertemu dengan ribuan jemaah. Pada Minggu 15 Mei 2022, Quraish Shihab menjadi salah satu pembicara di Haul 40 tahun wafatnya Haji Kall dan Hj Athirah.
Acara digelar di Masjid Raya Makassar. Dengan peserta ribuan orang. Tampak Quraish Shihab memegang mic tanpa mengenakan masker.
Tahun lalu, dalam sebuah program TV. Quraish Shihab mengaku berbulan-bulan tidak keluar salat Jumat berjemaah. Karena pandemi Covid-19.
"Apalagi di masa pandemi terus terang saya sudah berbulan-bulan tidak pergi salat Jumat. Karena ada uzur," ungkap Quraish Shihab, kala itu.
Hal itu diungkapkan Quraish Shihab saat menjawab pertanyaan seorang peserta dalam acara Tafsir Al-Mishbah di Metro TV, Senin 3 Mei 2021.
Hadiri Haul Haji Kalla
Quraish Shihab menghadiri haul wafatnya Haji Kalla dan Athirah di Masjid Raya Makassar, Minggu 15 Mei 2022.
Mengutip Antara, menurut Quraish Shihab, Haji Kalla dan Hj Athirah adalah sosok teladan dalam menjalankan ketaatan terhadap ajaran-ajaran Islam.
"Begitu banyak keteladanan yang dapat diambil dan menjadi contoh untuk dilakukan. Salah satunya adalah ketaatan yang dimiliki almarhum dengan ketegasan menolak perbuatan maupun keputusan yang berbanding terbalik dari ajaran-ajaran Islam," kata KH Quraish Shihab di Haul 40 tahun Wafatnya Hadji Kalla dan Hj Athirah, Minggu 15 Mei 2022.
Baca Juga: Wali Kota Makassar Danny Pomanto: Haji Kalla Ajarkan Sifat Jujur Dalam Berbisnis
KH Quraish mengatakan Hadji Kalla dan Hj Athirah, bagi orang-orang yang mengenal, tentunya akan memiliki banyak hal-hal istimewa, seperti mereka beragama dengan baik dan beragama dengan sangat teliti.
"Nilai-nilai inilah yang ditanamkan hingga ke dalam perusahaan sehingga bisa mencapai usia 70 tahun," ujarnya.
Quraish Shihab juga berharap perusahaan KALLA dapat memasuki usia hingga 700 tahun dengan pesan untuk keluarga dan semua karyawan agar seluruh nilai-nilai yang ditanamkan oleh pendiri senantiasa dipelihara dan dijaga dengan baik.
Pada peringatan Haul mengenang 40 tahun wafatnya Hadji Kalla dan Hj Athirah, KALLA sukses menggelar acara haul di Masjid Raya Makassar dengan ribuan partisipasi.
Sebelumnya KALLA telah menggelar Simaan Hafalan Alquran 30 Juz oleh Alumni PPTQ Masjid Fatimah sejak 12 hingga 14 Mei 2022 sebanyak 10 juz setiap harinya.
Rangkaian acara haul ini diantaranya terdiri dari, khataman Quran, pembacaan ayat suci Alquran, pembacaan Surat Yasin dan tahlil.
Acara ini menghadirkan pula Ustad Das'ad Latief yang membahas tentang bagaimana sejarah perjalanan Hadji Kalla dan Hj. Athirah dalam berkolaborasi membangun usaha dan mendidik putra-putri hingga menjadi Saudagar Sehati.
"Ada begitu banyak pelajaran yang bisa dipetik dari almarhum dan almarhumah, dari meniatkan segala usaha yang dilakukan untuk Allah SWT, memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan," ujar Quraish Shihab.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Perempuan di Makassar Bakar Diri atau Dibakar? Ini Jawaban Kapolsek Manggala
-
Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar
-
Wali Kota Khawatir Generasi Muda Mulai Malu Pakai Bahasa Makassar
-
Komnas HAM Desak Polri Stop Kultur Kekerasan di Asrama