SuaraSulsel.id - Pasangan suami istri di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, ditemukan tewas dalam rumah. Kampung Nini, Desa Tawo Rara, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Sabtu (14/5/2022).
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, korban bernama Yulius Ngongo Bani (30 tahun) dan istrinya Elisabet Dede (20 tahun).
Salah satu saksi dalam peristiwa itu, tetangga korban, Rada Linda (58 tahun) mengatakan, mendengar suara dari rumah korban dengan menggunakan bahasa daerah “Mate Bago Ina”. Artinya “Mati sudah saya mama”.
Saksi dan sejumlah warga menghubungi keluarga korban yakni Gregorius Malo (43 tahun). Warga Kampung Kioloko, Desa Tawo Rara, Kecamatan Wewewa Barat dan Yosep Mario Taru (38 tahun), warga Desa Watukawula, Kabupaten Sumba Barat Daya serta pihak kepolisian.
Mereka mendobrak pintu dan melihat para korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan berlumuran darah.
Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Sigit Harimbawan mengatakan, saat itu pihak kepolisian dari Polres Sumba Barat Daya langsung melakukan olah TKP. Polisi mendapati kedua korban mengalami luka.
Korban Yulius Ngongo Bani mengalami luka tertusuk di leher bagian kanan, perut bagian kanan atas, dan perut bagian pusar. Korban ditemukan menggunakan celana pendek warna biru abu-abu, ikat pinggang hijau berkepala besi dan tidak menggunakan baju.
Sementara korban Elisabeth Dede mengalami luka tusuk di bagian kiri tepat di tenggorokan. Tembus sampai leher bagian kiri.
Korban menggunakan baju kemeja berwarna biru berkotak dan bergaris putih, dan celana pendek warna merah bergaris.
Baca Juga: Tak Kunjung Dapat Cucu, Pasangan Suami-Istri Ini Malah Menggugat Anak ke Pengadilan
Polisi mengamankan barang bukti di lokasi yakni pisau dapur bergagang kayu, sebuah parang bergagang kayu, sarung berwarna kuning, kain selimut berwana merah.
"Selain itu ada juga tikar terbuat dari daun pandan, bantal kepala 4 buah (2 buah warna kuning,1 buah warna putih,1 buah warnah merah berbunga)," terang Kapolres.
Pihak kepolisian menyampaikan turut berduka cita dan mengharapkan agar keluarga tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Serta ikhlas menerima kejadian tersebut.
Polisi langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yohanes Balla mengatakan, dugaan sementara kedua korban bunuh diri. Karena masalah rumah tangga. Dilihat dari kondisi rumah dan pintu rumah serta jendela dalam keadaan terkunci dari dalam.
"Kedua korban juga diketahui tinggal bersama dalam rumah tersebut dan belum mempunyai anak," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso