SuaraSulsel.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan 1.000 UMKM di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan Go Online atau memanfaatkan perkembangan digital dalam memasarkan produknya.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan BUMN mendorong UMKM Toraja Utara untuk Go Digital dan memanfaatkan fasilitas pelatihan yang diberikan oleh Rumah BUMN.
Kementerian BUMN melakukan pembinaan kepada UMKM di Toraja Utara melalui kehadiran Rumah BUMN Rantepao. Rumah BUMN yang dikelola PT Telkom (Tbk), saat ini membina hampir 500 UMKM.
"UMKM binaan Rumah BUMN Rantepao selain mampu membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat Toraja Utara juga mendukung pemerintah dalam penguatan ekonomi rakyat," ujarnya, Sabtu 14 Mei 2022.
Rumah BUMN Toraja Utara saat ini membina 482 UMKM di seluruh Toraja Utara dengan 37 persen telah go digital. UMKM ini sebagian besar bergerak di bidang produksi kopi dan kerajinan khas Toraja.
Arya menyebut Menteri BUMN Erick Thohir mendorong UMKM Mitra Rumah BUMN untuk Go Digital. BUMN punya platform digital PaDi UMKM, dengan tujuan dari platform ini dibentuk adalah mempertemukan BUMN dan UMKM, termasuk yang ada di Toraja Utara dalam melakukan transaksi secara digital.
"PaDi UMKM adalah solusi dari Menteri BUMN Erick Thohir atas kebutuhan UMKM di era digital. Platform ini memberikan beragam keuntungan bagi UMKM, termasuk yang ada di Toraja Utara, maupun bagi BUMN dan pemerintah," kata Arya menjelaskan.
Arya Sinulingga juga meminta kolaborasi BUMN untuk membantu pengembangan UMKM di Toraja Utara dengan memberikan berbagai bentuk pelatihan sesuai kebutuhan mitra UMKM. Mulai dari pelatihan digital marketing yang akan diberikan oleh Telkom dan juga pelatihan pengembangan bisnis oleh BRI.
Keberadaan Rumah BUMN Rantepao telah dirasakan manfaatnya. Salah satunya Lukman Umar, pemilik Batikta Toraya.
“Keberhasilan usaha yang saya alami, tidak lepas dari dukungan Rumah BUMN yang memfasilitasi pelatihan digital dan juga bantuan dalam menghadapi rintangan dalam dunia usaha, seperti saat masa pandemi COVID-19 lalu", ucap Lukman.
Awal Gunawan, pemilik Amelia Art Toraja, dengan omset lebih dari Rp50 juta per bulan mempekerjakan 14 pegawai, juga merasakan perkembangan usaha yang dimilikinya sejak bergabung dengan Rumah BUMN di tahun 2019.
Ia merasa sangat terbantu dengan fasilitas foto produk, pelatihan sosial media, diikutsertakan ke pelatihan-pelatihan dan pameran besar yang ada di Toraja.
"Usaha saya, Amelia Art Toraja telah berhasil masuk ke semua objek wisata toraja dan ada reseller hampir diseluruh daerah Timur Indonesia serta masuk platform online seperti instagram, facebook, Shopee, Tokopedia berkat pendampingan dari Rumah BUMN Rantepao," kata Awal menjelaskan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat
-
Bukan Cuma Anak-anak, Orang Dewasa Ternyata Bisa Kena Campak! Ini Penyebab Utamanya