SuaraSulsel.id - Mayat pria ditemukan sudah membusuk di hutan Teda Tuak Oan, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, mayat pria tersebut bernama Petrus Luan (42 tahun), warga RT 04/RW 03, Dusun Kota Bot, Desa Alas, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.
Informasi yang diperoleh, korban pergi dari rumah sejak akhir pekan lalu untuk menggembala sapi.
Doratia Bita, istri korban mengaku, akhir pekan lalu korban keluar dari rumah sekitar pukul 13.00 WIT.
"Pada pukul 16.00, korban tidak pulang lagi ke rumah dan hanya hewan (sapi) yang pulang ke kandang. Saya pun datang menyampaikan ke Kepala Dusun, Anselmus Hale kalau suami saya belum pulang rumah," kata Doratia.
Kepala Dusun, Anselmus Hale, memberi jawaban pada istri korban agar mereka sama-sama mencari korban.
Anselmus Hale juga berkoordinasi dengan Kepala Desa Alas dan masyarakat setempat guna membantu pencarian korban.
Setelah proses pencarian selama 4 hari, korban baru ditemukan dan sudah dalam keadaan meninggal dunia di hutan Teda, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka.
Kapolres Malaka, AKBP Rudy JJ Ledoh mengaku, polisi sudah mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Fakta-Fakta Ipda Imam Agus Husein, Anggota Polri yang Meninggal Dunia Usai Amankan Demonstrasi
"Polisi juga mengamankan barang-barang yang ada di sekitar lokasi kejadian dan membawa jenazah korban ke RSPP Betun Kabupaten Malaka. Guna dilakukan pemeriksaan fisik luar," ungkap Kapolres.
Sementara hasil pemeriksaan oleh dokter, tubuh jenazah dalam proses pembusukan.
"Ia ditemukan dalam keadaan menggunakan kaos berkerah berwarna coklat bis atau garis-garis hitam serta celana pendek berwarna merah berbahan karet," katanya.
Kondisi mayat yakni leher dalam keadaan terputus. Kepala dan badan terpisah. Pada bagian pipi sampai ke telingga hingga ke mata kiri berwarna merah. Warna tidak sesuai dengan kondisi tubuh yang lain.
Hasil analisa sementata, kata dokter Maya, korban telah meninggal beberapa hari. Sebelum ditemukan dan telah dalam proses pembusukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat
-
Bukan Cuma Anak-anak, Orang Dewasa Ternyata Bisa Kena Campak! Ini Penyebab Utamanya