SuaraSulsel.id - Area Manager Communication, Relations & CSR Papua, Maluku, Maluku Utara (Malut) Edi Mangun menyatakan, Pertamina menanggulangi insiden tumpahan minyak yang terjadi di sekitar perairan jetty Fuel Terminal Ternate menjadi perhatian khusus.
"Pertamina telah menjalin koordinasi dengan masyarakat, aparat setempat serta dari pemerintah Kota Ternate. Koordinasi dan pertemuan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga telah dilakukan guna memberikan keterangan awal atas insiden yang terjadi terkait indikasi insiden tumpahan minyak yang diketahui pada Rabu (6/4) sekitar pukul 21.15 WIT," kata Edi Mangun di Ternate, Jumat 8 April 2022.
Menurut dia, Pertamina berkomitmen untuk melakukan penanggulangan (recovery) hingga tuntas. Memastikan distribusi bahan bakar minyak tetap aman guna memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di wilayah Ternate dan sekitarnya.
"Kami masih berkoordinasi dengan pemda dan dinas terkait lainnya untuk bersama-sama merumuskan dan menetapkan langkah taktis kedepannya guna mengantisipasi dan menanggulangi dampak kerugian material maupun dampak sosial yang disebabkan atas insiden ini," ujarnya.
Edi Mangun menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya terus berupaya optimal untuk menahan agar tumpahan minyak tidak melebar ke perairan yang lebih luas. Salah satunya dengan menaruh oil boom di sekitar lokasi oil spill. Oil boom merupakan peralatan yang digunakan untuk melokalisir atau mengurangi tumpahan minyak di perairan.
Dirinya memastikan, Tim Pertamina juga menyisir seluruh wilayah pesisir pantai di sekitar FT Ternate. Guna memastikan kondisi lingkungan sekitar. Petugas juga sudah melakukan pencegahan dengan menyemprotkan dispersant di area sekitar.
“Saat pagi tadi tim melakukan pengecekan di bibir pantai kembali, dan tidak ditemukan adanya ceceran minyak,” tambah Edi.
Bahkan, saat ini pihaknya terus berupaya optimal untuk melakukan investigasi. Terhadap sarana dan prasarana yang ada guna mencari penyebab kejadian yang pasti.
“Tadi malam sudah dilakukan penghentian discharge dan langsung dilakukan pengecekan di perairan sekitar kapal dan floating hose dan tidak ditemukan film minyak,“ katanya.
Baca Juga: Kilang Pertamina Balikpapan Mulai Produksi BBM Kapal Rendah Sulfur, Diminati Negara Tetangga
Saat ini Pertamina masih terus berupaya untuk mengidentifikasi kejadian ini. Peralatan OSR (Oil Spill Response) selalu siaga guna mengantisipasi jika terjadi tumpahan minyak dan tim penyelam juga telah dikerahkan untuk melakukan pemantauan sarpras dalam air guna mengidentifikasi titik rembesan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Asal Usul Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Terbongkar Usai Longsor Maut
-
Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan
-
Lahan Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Diklaim 4 Pihak
-
Polisi Geledah Kantor GMTD, Telusuri Aliran Dana Misterius Miliaran Rupiah
-
Debat Otonomi Daerah: Indonesia Harus Bubar jika Ingin Jadi Negara Federasi?