"Kami paham apa yang akan kami lakukan makanya kami menolak. Tapi beberapa hari terakhir saya pertimbangkan, kalau saya tidak terlibat maka siapa yang akan melakukan," jelasnya.
Beberapa hari sebelum prosesi pengambilan air dilakukan, ia kemudian menghubungi Ketua Dewan Adat Bone. Tapi mereka tak lagi diizinkan untuk terlibat.
"Tidak sekali pun dinas terkait juga menghubungi kami," tukasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bone Andi Ansar mengaku, Bissu yang menolak hadir pada Mattompang Arajang. Mereka tidak mau terlibat karena bukan diberi kepercayaan sebagai pembawa baki pada Mattompang Arajang.
"Mereka menuntut, mereka yang harus bawa baki benda pusaka. Sementara yang kita siapkan sebagai pembawa baki adalah paskibraka," kata Andi Ansar.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8
-
Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini
-
Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal
-
BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes