"Kami paham apa yang akan kami lakukan makanya kami menolak. Tapi beberapa hari terakhir saya pertimbangkan, kalau saya tidak terlibat maka siapa yang akan melakukan," jelasnya.
Beberapa hari sebelum prosesi pengambilan air dilakukan, ia kemudian menghubungi Ketua Dewan Adat Bone. Tapi mereka tak lagi diizinkan untuk terlibat.
"Tidak sekali pun dinas terkait juga menghubungi kami," tukasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bone Andi Ansar mengaku, Bissu yang menolak hadir pada Mattompang Arajang. Mereka tidak mau terlibat karena bukan diberi kepercayaan sebagai pembawa baki pada Mattompang Arajang.
"Mereka menuntut, mereka yang harus bawa baki benda pusaka. Sementara yang kita siapkan sebagai pembawa baki adalah paskibraka," kata Andi Ansar.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu