- Gubernur Sulawesi Selatan menghadiri perayaan Sannipata Waisak 2026 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, pada Minggu malam 31 Mei 2026.
- Acara tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah dan tokoh lintas agama untuk merayakan rangkaian Hari Raya Waisak 2569 BE.
- Gubernur mengapresiasi kontribusi organisasi Buddha dalam mendukung program pemerintah serta memperkuat kerukunan dan semangat gotong royong masyarakat.
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31/5/2026) malam.
Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Permabudhi dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) yang selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah.
"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Andi Sudirman.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas.
"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita," lanjutnya.
Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama.
Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong.
"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Serahkan Rp1 Miliar untuk Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa
Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha.
Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat.
"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tutupnya.
Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa