SuaraSulsel.id - Bus Mega Mas tujuan Kota Makassar terbalik di jalan Trans Sulawesi Wasupando, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lainnya luka-luka.
Insiden kecelakaan tunggal ini berawal saat bus berangkat dari Sorowako Luwu Timur, menuju Kota Makassar, Sabtu, 12 Maret 2022 sekitar pukul 21.30 Wita. Ada 16 orang penumpang di atas bus. Termasuk sopir dan kondektur.
Dari sejumlah video yang beredar di media sosial, Bus Mega Mas sempat melaju dengan kencang di jalan menurun. Bus juga disebut sempat menabrak satu orang pengendara motor dan tiang listrik sebelum berbalik.
"Mega Mas melaju kencang sekali. Saya lihat terbang," kata saksi mata yang juga jadi korban dari kecelakaan tersebut.
Korban yang belum diketahui namanya itu mengaku hendak keluar rumah menggunakan motor saat kejadian. Ketika baru berada di depan pagar rumahnya, ia melihat bus tersebut melaju cepat. Sehingga tak bisa menghindar.
"Pas dia melaju itu saya tidak bisa menghindar. Langsung saya ditabrak sebagian badan dan motor. Untungnya ada drainase, jadi saya terlempar ke situ," tambahnya.
Ia juga mengatakan sebelum terbalik, bis sempat menghantam tiang listrik. Sebagian orang di dalam bis tersebut diduga tersengat aliran listrik.
"Tiang listriknya terpotong. Jadi terputus listrik langsung body mobil terbalik. Banyak tadi yang terkontak listrik," ujarnya.
Akibat kejadian itu satu orang kondektur atas nama Aan disebut meninggal dunia. Sementara, lima orang lainnya dalam keadaan kritis.
Baca Juga: Ahmad Panjang Terduga Teroris Asal Luwu Timur Terkena Tembakan di Sejumlah Bagian Tubuh
Saat ini korban kecelakan sedang dirawat di Rumah Sakit PT Vale. Sementara, bus Mega Mas sedang dievakuasi karena menutup akses jalan nasional.
Informasi beredar, bus mengalami kecelakaan dikarenakan rem tangan kendaraan tidak berfungsi. Demikian pula rem kaki. Sehingga sopir langsung membanting stir ke menghindari bus masuk ke jurang.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Kendaraan Dinas Baru
-
Skripsi Ternyata Bisa Dipatenkan! Ini Langkah Mudah Alumni Universitas Tomakaka Lindungi Karya
-
Debat Publik Soroti Danantara, Antara Janji Kemakmuran dan Kekhawatiran Mega Korupsi
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar
-
Tanpa Antre di Saudi! Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kini Bisa Langsung ke Hotel