SuaraSulsel.id - Mahasiswa inisial JK, tersangka kasus tindak pidana penggelapan dana seminar. Yakni pengadaan kaos sebanyak 2.000 lembar. Datang ke tempat wisuda dikawal polisi.
Mengutip gopos.id -- jaringan Suara.com, nasib kurang beruntung harus dialami JK.
Seorang wisudawan di Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Lantaran berstatus tahanan di Polres Gorontalo Kota, JK mengikuti prosesi wisuda dengan pengawalan dari kepolisian, Rabu (23/2/2022).
JK mengikuti wisuda setelah menyelesaikan pendidikan di UNG.
Selain dikawal kepolisian, JK yang tercatat sebagai warga Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu, turut didampingi oleh orang tua.
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto, melalui Kasat Reskrim Iptu Nauval Seno, membenarkan jika salah satu tahanan diantar ke kampusnya melakukan wisuda.
“Dia sebagai tersangka kasus penggelapan dana seminar yang kami tahan sejak bulan januari 2022, tapi dia juga masih mempunyai masa depan,” ujarnya.
Lebih lanjut Iptu Nauval menyatakan bahwa JK sudah mengikuti pendidikan belajar sampai beberapa tahun, untuk itu kita pihak kepolisian mengantar dan menjaga sampai prosesi wisuda selesai dengan didampingi orang tuanya.
“Setelah tersangka melakukan prosesi wisudanya, ia langsung dibawa kembali ke tahanan untuk kembali mengikuti proses hukum lebih lanjut,” katanya.
Berita Terkait
-
Wisuda Drive Thru Universitas Negeri Gorontalo: Mahasiswa Duduk Santai di Mobil Menunggu Nama Dipanggil
-
Wisuda Drive Thru Universitas Negeri Gorontalo, Mahasiswa Bisa Gunakan Mobil, Sepeda, Bentor, dan Motor
-
Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Pesan Kaos Oblong 2.000 Lembar, Pengusaha Rugi Ratusan Juta Rupiah
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli