SuaraSulsel.id - Rayuan Pulau Kelapa adalah lagu Indonesia yang diciptakan pada tahun 1914.
Lagu ini mendapat apresiasi yang baik dan berkesempatan untuk disiarkan di berbagai macam stasiun televisi Indonesia.
Pada masa pemerintahan Soeharto, Rayuan Pulau Kelapa ditayangkan pada malam hari. Kemudian di tahun 2014, lagu ini digunakan closedown oleh stasiun televisi Indonesia lainnya.
Keindahan negara Indonesia pada saat itu membuat Ismail Marzuki kagum hingga menciptakan Rayuan Pulau Kelapa.
Rayuan Pulau Kelapa diciptakan oleh Ismail Marzuki.
Rayuan Pulau Kelapa lirik lagunya menggambarkan indahnya pantai, laut, dan daratan negara Indonesia.
Lirik tersebut menggambarkan flora dan fauna di Indonesia. Lagu ini menjadi lagu yang spesial dan melegenda.
Lagu ini terkenang pada tahun 1950-an sebagai lagu nasional hingga sekarang tahun 2022.
Rayuan Pulau Kelapa lirik yang menjelaskan keindahan alam Indonesia dan merupakan lirik dengan kategori teks deskripsi.
Baca Juga: Hari Pahlawan 2021, Google Doodle Tampilkan Ismail Marzuki
Berikut Rayuan Pulau Kelapa lirik:
Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa
Tanah airku aman dan makmur
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan