SuaraSulsel.id - Upacara hari kesadaran nasional 17 Januari 2022 dipimpin langsung Sekda Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Hayat Gani di Lapangan Kantor Gubernur Sulsel.
Dalam arahannya, Abdul Hayat menyampaikan kepada seluruh ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel. Untuk selalu mengedepankan integritas dalam menjalankan perintah dan tugas dan tanggung jawab keseharian sebagai ASN.
“Jaga itu integritas. Sebagai ASN wajib kita jujur. Kalau kita jujur insyaallah semua pekerjaan akan berjalan lancar dan baik,” ujarnya.
Selain itu, lanjut mantan pejabat Kementerian Sosial itu, komitmen dan tanggung jawab serta etos kerja wajib menjadi perhatian ASN.
“Etos kerja itu bagaimana kita menciptakan sebuah inovasi dalam bekerja,” ujar Hayat.
Dalam kesempatan itu, Abdul Hayat juga menyampaikan 5 prioritas pembangunan nasional.
Yakni percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, pengembangan SDM, APBN APBD tepat sasaran, peningkatan investasi dengan pembukaan lapangan kerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu
-
Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar