SuaraSulsel.id - Nadiya, Siswi kelas VI Sekolah Dasar di Merauke, Papua lolos dari upaya penculikan oleh orang tak dikenal (OTK) saat pulang dari sekolah, pada Kamis 13 Januari 2022.
Mengutip Kabarpapua.co -- jaringan Suara.com, Nadiya pun menceritakan detik-detik dirinya lolos dari upaya penculikan kepada orang tuanya Muhammad Syarif.
Saat itu dia baru pulang sekolah hendak menyeberang jalan ke arah kios. Tiba- tiba Nadiya dihampiri oleh tiga pria dewasa yang menawari jasa mengantar pulang.
Nadiya mengaku diiming-iming uang sebesar Rp200 ribu serta sejumlah permen. Bahkan pelaku sempat menyampaikan bahwa mereka diutus olah Ayah Nadiya untuk menjemputnya di sekolah.
Untungnya Nadiya sempat menaruh curiga dengan gelagat pelaku. Hingga melihat salah satu pelaku mengeluarkan kain dari kantong celananya.
Seketika, Nadiya pun berlari kembali masuk dalam sekolah.
“Saat itu sekolah sudah sepi, saya menunggu jemputan. Lalu saat itu ada pria yang menghampiri saya. dia bilang kalau kami (pelaku) disuruh jemput, karena bapak (orang tua) lagi sibuk. Saat itu saya curiga, karena ada seorang yang hendak keluarkan kain dari kantong celana. Saya lalu lari ke dalam sekolah,” ungkap Nadiya.
Kepada KabarPapua.co, Nadiya menggambarkan, para pelaku menggunakan kendaraan roda empat Hilux warna hitam. Tanpa menggunakan plat nomor polisi.
Satu pelaku memiliki berpostur tubuh tinggi, dua orang pelaku lainya agak pendek.
Baca Juga: Penculikan Anak Berdalih Titah Guru Spiritual, Warga Jember Ditangkap
“Ketiganya pakai topi dan masker,” ucap Nadiya.
Muhammad Syarif, orang tua Nadiya menegaskan telah melaporkan aksi percobaan penculikan ini ke Polres Merauke.
“Anak saya masih trauma, dia masih takut ke sekolah,” kata Syarif.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli