SuaraSulsel.id - Sejumlah nama Calon Ketua Umum PBNU pengganti K. H. Said Aqil Siraj mulai bermunculan.
Mantan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla atau biasa disapa JK juga disebut.
JK, yang pernah menyandang status Mustasyar PBNU periode 2015-2020 pun merespon tegas wacana tersebut.
“Nahdhatul Ulama, itu kebangkitan para ulama. Jadi yang pimpin musti ulama juga,” tegas JK kepada wartawan, usai melantik pengurus dewan kehormatan dan pengurus PMI Provinsi Maluku Utara periode 2021-2026 di Ternate, Rabu (17/11/2021).
Sebelumnya, nama JK ikut disebut menjadi Calon Ketua Umum PBNU di Muktamar NU pada Desember mendatang.
JK dinilai sangat mumpuni untuk memimpin organisasi umat Islam terbesar di Indonesia tersebut. JK, kata Syahrial Nasution, merupakan tokoh bangsa, tokoh nasional serta termasuk juga tokoh NU sehingga sangat memenuhi syarat.
“Sangat lengkap pengalaman organisasi dan kemampuannya dalam membesarkan organisasi. Seandainya beliau berkenan memimpin NU ke depan, tentu makin membuat besar organisasi nahdliyin," kata Syahrial Nasution kepada wartawan, Minggu (14/11/2021).
Nahdlatul Ulama adalah Orgasnisasi Islam terbesar di Indonesia yang berdiri pada 31 Januari 1926. Organisasi ini bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan ekonomi.
Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) akan dilaksakan di Provinsi Lampung pada 23-25 Desember 2021 mendatang.
Baca Juga: Dukungan untuk Gus Yahya Sebagai Ketua PBNU Semakin Menguat
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kampung Nelayan di Sulsel Ekspor Perdana Ikan Segar ke Arab Saudi
-
Waspada! Begini Rentetan Modus Jaksa Gadungan di Sulsel
-
CEK FAKTA: Benarkah Air Sinkhole di Limapuluh Kota Menyembuhkan Penyakit?
-
Begini Perkembangan Terbaru Penanganan Kasus di Morowali oleh Polda Sulteng
-
Bakamla & TNI Bersihkan Longsor Pasca-Banjir Bandang di Pulau Siau