SuaraSulsel.id - Perahu mesin yang mengangkut 10 orang penumpang dari Kota Sorong, Papua Barat dengan tujuan Kabupaten Raja Ampat yang dilaporkan hilang di perairan Raja Ampat telah ditemukan selamat dan dalam keadaan sehat.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sorong yang menerima laporan dan melakukan pencarian menyatakan perahu tersebut sudah tiba di tujuan dengan selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Sorong Mochammad Arifin di Sorong, Minggu, mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat laporan dari keluarga bahwa perahu mesin dan semua penumpang telah tiba di Urbinasopen Kabupaten Raja Ampat pada pukul 08.00 WIT dengan selamat.
"Tim Basarnas Sorong bersama personel Polisi Perairan Polda Papua Barat yang melakukan pencarian di perairan Raja Ampat telah kembali ke Sorong," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Sorong menerima laporan pada dini hari pukul 00.30 WIT dari keluarga bernama Petrus Mirino bahwa perahu mesin tersebut hilang kontak di perairan Raja Ampat.
Awalnya perahu mesin tersebut dilaporkan berangkat dari pantai Suprau Kota Sorong dengan tujuan Urbinasopen Kabupaten Raja Ampat pada 6 November 2021 pukul 17.00 WIT.
Sesuai perkiraan, jarak tempuh perahu mesin berpenumpang 10 orang tersebut tiba di Urbinasopen Kabupaten Raja Ampat pada hari itu juga pukul 19.00 WIT, namun hingga Minggu pagi belum diketahui keberadaannya, sehingga dilaporkan ke pihak Basarnas.
"Setelah menerima laporan tim kami langsung bergerak melakukan pencarian terhadap perahu mesin tersebut sejak pukul 02.30 WIT dengan menggunakan kapal KN SAR Baladewa 238, namun dalam pencarian kapal tersebut dikabarkan sudah tiba dengan selamat di tempat tujuan," ucapnya. (Antara)
Baca Juga: Top 5 SuaraJakarta: Rachel Vennya Dicecar 38 Pertanyaan, Banjir Cipinang Melayu
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Di Mana Saja? Ini 6 Lokasi Pengungsian Korban Banjir Makassar Terparah
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Perempuan di Makassar Bakar Diri atau Dibakar? Ini Jawaban Kapolsek Manggala
-
Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar
-
Wali Kota Khawatir Generasi Muda Mulai Malu Pakai Bahasa Makassar