SuaraSulsel.id - Sinopsis Film No Mercy, film ini menceritakan dendam seorang kakak bernama Park In-ae terhadap orang-orang yang telah melakukan pelecehan seksual dan perkosaan kepada adiknya, Park Eun-hye yang memiliki keterbelakangan mental.
Bahkan Park In-ae tak segan-segan menyiksa hingga membunuh pelaku pelecehan seksual jika melawan.
Film ini dibintangi oleh Lee Si-young sebagai Park In-ae, Park Se-wan (Park Eun-hye), Lee Joon-hyuk (Han Jung-woo), Choi Jin-ho (Park Young-choon), Lee Hyung-chul (Ha Sang-man), Kim Won-hae (CEO Jung), Lee Ja-eun (istri Ha Sang-mane) serta Seol Jung-hwan (Ji-Chul).
Film No Mercy yang dirilis pada 1 Januari 2019 ini berdurasi 94 menit. Ada Im Kyung Taek bertindak sebagai sutradara. Sementara itu, naskahnya digarap oleh Nam Kwon Woo dan Jung Suk Hyun.
Sinopsis Film No Mercy
Mengutip kanal youtube Let's See, Park In-ae memiliki profesi sebagai seorang pengawal pribadi wanita. Dia sempat masuk penjara selama satu setengah tahun lamanya karena kasus penusukan.
Kasus tersebut bermula ketika Park In-ae menyaksikan sang adik menjadi korban pemerkosaan seorang pria. Tak terima, ia menusuk pria tersebut dan membuatnya ditahan di penjara.
Di dalam penjara, Park In-ae merasa sedih karena sang adik hidup di luar pantauannya. Sedangkan kedua orangtuanya sudah tiada.
Selama ditinggal kakaknya, Park Eun-hye mengalami bullying bahkan pelecehan seksual dari teman-teman sekelasnya. Hal itu ditutup-tutupi oleh Park Eun-hye dari sang kakak, bahkan hingga Park In-ae keluar dari penjara.
Kejamnya lagi, oleh temannya, Park Eun-hye bahkan dijadikan alat untuk memuaskan nafsu pria dewasa yang memiliki uang. Saat Park Eun-hye bersama seorang pria, di situlah teman-temannya memanfaat situasi untuk memeras pelanggannya dengan dalih melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.
Baca Juga: Sinopsis The Unforgiveable, Film Terbaru Sandra Bullock Tayang Desember 2021
Park In-ae sangat menyayangi adik satu-satunya tersebut. Begitu juga sebaliknya, adiknya juga sangat menyayangi Park In-ae dengan tulus.
Pertemuan pertama sejak berpisah selama satu setengah tahun, Park In-ae memberikan hadiah sebuah jepitan rambut. Adiknya sangat riang gembira menerima hadiah tersebut.
Kesokan harinya sebelum berangkat sekolah, adiknya pun membalas kakaknya dengan sekotak hadiah berisi gaun dan high heels warna merah dengan selembar surat yang mengungkapkan rasa sayangnya.
Tak disangka, usai sekolah ternyata adik Park In-ae kembali dipaksa oleh teman-temannya untuk melayani pria hidung belang yang akan dijadikan target pemerasan.
Naasnya, ternyata pria hidung belang tersebut merupakan anggota gangster. Keadaan terbalik. Teman-teman Park Eun-hye malah diperas oleh targetnya. Bahkan Park Eun-hye juga diculik untuk dijual ke pria lain.
Teman-teman Park Eun-hye tak dapat melakukan apa-apa ketika Park Eun-hye diculik. Mengetahui hal tersebut terjadi, Park In-ae turun tangan untuk menemukan sang adik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen
-
Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya
-
Kisah Rosyidah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Bangun UMKM Olahan Laut di Indramayu
-
Menangis Saat Antar Anak Masuk Sekolah Rakyat