Muhammad Yunus
Beberapa komunitas petani padi, jagung, dan tebu di Jawa Timur, yaitu Mojokerto, Madiun dan Malang mendapat bantuan penyemprotan pupuk Ajifol menggunakan drone untuk menjaga pertumbuhan tanaman agar menghasilkan panen dengan kualitas terbaik.

SuaraSulsel.id - Petani milenial sebanyak 36 orang di Kabupaten Maros menerima dana hibah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).

"Salah satu bentuk dukungan Pemkab Maros adalah dengan memberikan dana hibah kepada 36 petani milenial di Maros," kata salah seorang penerima hibah Supriadi, di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu 17 Oktober 2021.

Dia mengatakan, untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada masa adaptasi normal baru, Pemkab Maros bersama pihak mitra dan donatur telah menyerahkan dana hibah pada District Multi Stakeholder Forum YESS.

Menurut dia, kelompok pemuda di wilayahnya mengembangkan pertanian hortikultura pada lahan pertanian sebagai tanaman sela di antara musim kemarau dan musim hujan.

Baca Juga: Anggota DPRD Maros Dilaporkan Dugaan Pemerkosaan Terancam Dipecat oleh Partai

"Jadi, kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan," katanya, sembari menambahkan, dana hibah yang diberikan disesuaikan dengan pengembangan usaha pertanian yang digeluti.

Bupati Maros HA Chaidir Syam mengatakan, program ini diharapkan menjadi ruang diskusi dan berbagi informasi terkait keberhasilan dan tantangan untuk mengembangkan unit usaha pemuda yang sesuai dengan potensi sektor pertanian di daerah masing-masing.

Berkaitan dengan hal tersebut, ia mengimbau agar para camat mendata lebih giat anak muda di seluruh kecamatan untuk turut ambil bagian dalam program YESS.

"Semoga dana hibah yang diberikan kepada 36 petani milenial yang telah mengikuti pelatihan dan ikut berpartisipasi dalam hibah kompetitif ini bisa dimanfaatkan dalam mengembangkan usaha yang telah dijalankan," ujarnya. (Antara)

Baca Juga: Bupati Barru dan Bupati Maros Dilantik Jadi Ketua PMI

Komentar