Keluarga sangat menyayangkan sikap dokter bedah dan pihak Rumah Sakit Multazam. Membiarkan pasien keluar dengan kondisi luka di perut yang tidak terjahit. Pasien keluar tidak diberikan obat apa pun.
Tidak ada resep obat. Bahkan tidak direkomendasikan lagi untuk dilakukan perawatan intensif ke rumah sakit lain, dan hanya disuruh berdoa.
Keluarga Inisiatif Bawa Korban ke Rumah Sakit Lain
Selanjutnya pada hari kamis tanggal 7 oktober 2021, pasien dibawa ke RSAS dan ditangani oleh Dokter Enrico Ambang Banua Medellu, Sp.B, atas inisiatif dari keluarga.
Baca Juga: Razia Kartu Vaksin Covid-19 di Gorontalo
Setelah dilakukan perawatan, kemudian diagendakan untuk operasi pada hari sabtu tanggal 9 Oktober 2021. Dimana pada saat tindakan operasi, dokter Enrico mengajak suami pasien ke dalam ruang operasi.
Dokter menunjukkan secara langsung. Bahwa tidak ada kista sebesar berukuran 5,0 dan dan miom berukuran 9,8 sebagaimana yang disampaikan oleh dokter pertama yang melakukan operasi.
“Jadi tidak ada kista sebesar berukuran 5,0 dan dan miom berukuran 9,8. Sebagaimana yang disampaikan oleh dokter pertama yang melakukan operasi,” ungkap YH.
YH melanjutkan, bahkan tidak terdapat pelengketan usus di dinding perut. Sebagaimana yang disampaikan oleh dokter sebelumnya.
“Faktanya yang terjadi adalah, terdapat usus besar dan usus halus serta empedu yang tersayat akibat operasi sebelumnya,” tegas suami Korban YH, yang mengulangi keterangan dari dokter Enrico.
Baca Juga: Tersinggung Dengar Suara Knalpot Motor, Pengendara Motor Ditikam
Terpisah pihak rumah sakit Multazam Gorontalo sejauh ini belum dapat dikonfirmasi. Ketika gopos.id ke Rumah Sakit Multazam, pihak manajemen rumah sakit tidak berada di tempat.
Berita Terkait
-
Naik! Ini Jumlah Zakat Fitrah Harus Dikeluarkan Warga Gorontalo Utara Ramadan 1446 Hijriah
-
Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo dan Perekonomian Lokal, Brantas Abipraya Percepat Pembangunan Bendungan Bulango Ulu
-
Meriahnya Gorontalo Sambut Ramadan dengan Tradisi Unik Koko'o
-
Raup Cuan Ratusan Juta, Polisi dan Pegawai Kemenkumham Gorontalo Kompak Tipu Warga Modus Seleksi CPNS
-
Viral Video Hujan Jeli di Gorontalo Hebohkan Netizen, Apa Kata BMKG?
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka