SuaraSulsel.id - Dua pemuda asal Kota Gorontalo nekat menikam seorang pengendara motor karena tersinggung dengan suara knalpot motor korban.
Mengutip gopos.id -- jaringan Suara.com, peristiwa terjadi di Jalan Pangeran Hidayat, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Ahad (3/10/2021).
Kedua pelaku adalah MZN alias Nain (19) merupakan warga Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, dan HAN alias Akbar (23), warga Kecamatan Kota Timur. Kedua pelaku saat ini telah diamankan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Tengah.
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto, melalui Kapolsek Kota Tengah, Ipda Suprapto, mengatakan kejadian berlangsung Minggu siang pukul 14.00 WITA. Korban bernama Ibrahim Suaib (20) saat itu sedang melintas di Jalan Pangeran Hidayat (jds bawah) dengan mengendarai sepeda motor.
Saat tengah berkendara seorang diri, ia disusul dari arah belakang oleh dua orang pria yang tidak dikenal. Kedua pelaku berboncengan dengan menggunakan sepeda motor, kemudian mendekati korban dan langsung menikam punggung korban.
“Setelah sempat saling melambung, mereka main gas, sehingga tersangka tersinggung. Mereka (tersangka) mengejar, salah satu pelaku yaitu MZN alias Nain, yang diselipkan pada temanya yang sedang membawa motor HAN alias Akbar, dan langsung menikam punggung korban, lalu melarikan diri,” kata Ipda Suprapto saat gelar konferensi pers di Polsek Kota Tengah, Kamis (7/10/2021).
Motif kedua pelaku adalah ketersinggungan. Pihak Kepolisian berhasil mengamankan satu barang bukti berupa sebilah pisau.
Dari kejadian itu korban yang merupakan warga Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, mengalami luka tusuk di bagian punggung kanan dengan kedalaman lima sentimeter, dan lebar lima sentimeter. Akibat perbuatannya kedua pelaku diancam hukum 10 tahun penjara.
“Pasal yang disangkakan yaitu, pasal 2 Undang-undang darurat Nomor 12 tahun 1951 subsider pasal 351 ayat (1) Jo. pasal 55, dan 56 KUHPidana, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Pernah Gugat KFC Rp4 Miliar, Kini Om Botak Dicari Polisi Kasus Ambulans Desa
-
Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Sidang di Kantor Dukcapil
-
Pertarungan Senior vs Muda di Golkar Sulsel: Siapa yang Akan Direstui Bahlil?
-
Kementerian ESDM Lelang Blok Migas di Selat Makassar
-
BI Rate Naik Jadi 5,25%, Mimpi Anak Muda Punya Rumah Semakin Jauh?