SuaraSulsel.id - SS Anggota DPRD Kabupaten Maros dari Fraksi PPP dilaporkan ke polisi karena kasus dugaan pemerkosaan. Ia diduga memperkosa rekan satu partai.
Korban bernama IMS mengaku tidak puas dengan laporan di kepolisian. Ia akan membawa kasus ini hingga ke pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
IMS mengaku SS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sebelum ke polisi, ia juga sudah melapor ke Badan Kehormatan DPRD Maros dan DPW PPP.
"Saya mau mengadukan sampai ke pusat partai (DPP). Sejak bulan April, saya masukkan laporan di Badan Kehormatan DPRD dan partai PPP Sulsel," ujar IMS, Senin, 4 Oktober 2021.
IMS mengaku pasca laporan itu, ia diajak damai oleh pengacara SS. Pihak SS menawarkan sejumlah uang agar laporannya dicabut, tetapi ia menolak.
"Disitulah pengacaranya terus membujuk saya berdamai. Dia menawarkan saya nominal, tapi saya tidak pernah setuju," bebernya.
IMS juga mengaku kesal dituduh oleh pihak SS memanfaatkan keadaan untuk memeras. Padahal, SS hanya memberinya uang sekali saja.
Itu pun uang tersebut digunakan membiayai perawatan rumah sakit. IMS mengaku sempat masuk rumah sakit pasca menggugurkan kandungan hasil hubungan badan dengan SS.
"Dia berjanji menanggung biaya rumah sakit. Makanya waktu saya masuk rumah sakit, saya minta uang dia karena dia bilang mau biayai kehidupan saya. Saya tidak pernah minta uang setelah itu," beber IMS.
Baca Juga: Soal Kader PKS Bisa Poligami Janda, PPP: Ranah Privat Jangan Dijadikan Komoditas Politik
IMS mengaku masih ingat betul kejadian yang menimpanya sejak tahun 2019. Ia kembali menceritakan secara rinci awal mula kejadian tersebut.
Saat itu, mereka janjian di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar. SS menjanjikan investasi Rp50 juta di perusahaan tempat IMS bekerja.
SS kemudian menghubunginya untuk mengambil uang tersebut. Setahu IMS, mereka akan bertemu di lobby hotel.
Ternyata SS sudah memesan kamar. IMS memintanya untuk melakukan transaksi di lobby saja, namun ditolak oleh SS.
"Dia bilang tidak enak bawa uang banyak, dilihati banyak orang di lobby. Apalagi saya anggota dewan," ujar IMS.
IMS tak menaruh curiga. Sebab, di partai mereka cukup akrab seperti kakak adik. Tampang SS juga disebut sangat religi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Helikopter BNPB Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito
-
PLN Genjot Pembangunan Pembangkit Listrik Mesin Gas di Baubau
-
Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang
-
Pangdam Hasanuddin Gandeng Ormas dan Ojol Berantas Mafia TNI
-
Jenderal yang Menanggalkan Gelar Andi, Kini Bergelar Pahlawan Nasional