SuaraSulsel.id - Presiden Jokowi membeli dan menyumbang satu ekor sapi kurban, sebagai hewan kurban untuk masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sapi kurban jenis simental berbobot sekira 1,1 ton itu dipesan Presiden Jokowi dari peternak sapi di Desa Lawoila Kecamatan Konda, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
Sapi yang dibanderol Rp 110 Juta ini telah dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan sebagai hewan kurban.
Staf Seksi Bibit dan Produksi Ternak Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Rusli, mengatakan sapi kurban Presiden Jokowi akan disembelih di Masjid Al-Kautsar, Kota Kendari.
Sapi tersebut, lanjut Rusli, akan dibawa ke Al Kautsar dari Desa Lawoila pada H-1 pemotongan.
Namun, untuk waktu penyembelihan belum diketahui kepastiannya.
"Saya sudah konfirmasi sama panitia kurban Al-Kautsar, tapi belum bisa juga pastikan kapan akan disembelih," kata Rusli kepada Telisik.id -- jaringan Suara.com, Jumat (16/7/2021).
Sementara itu, pengurus Masjid Al-Kautsar Kendari, Musdar mengatakan, penyembelihan akan dilaksanakan pada 20 Juli 2021.
Musdar melanjutkan, penyembelihan akan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
Baca Juga: ACT Salurkan 1.000 Sapi Kurban untuk Masyarakat Terdampak Pandemi di Jawa-Bali
"Penyembelihannya tetap dengan protokol kesehatan sesuai dengan SE Menteri Agama nomor 15 tahun 2021," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar