SuaraSulsel.id - Usai menggelar pertemuan tertutup bersama Forkopimda, tokoh agama, TNI, dan Polri di Jayapura, Minggu 27 Juni 2021. Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Benni Irawan memastikan Sekretaris Daerah Papua Dance Yulian Flassy tetap akan menjalankan tugas sebagai Pelaksana harian (Plh) Gubernur Papua.
Benni membeberkan alasan penunjukan Sekda Papua sebagai Plh Gubernur. Misalnya untuk memastikan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan berjalan sebaik-baiknya.
Apalagi pada 2021 Provinsi Papua menerima dana alokasi khusus (DAK) fisik sekitar Rp 422 miliar. Dana itu dialokasikan untuk tujuh bidang pembangunan.
“Saya pikir Sekda tetap jadi Plh Gubernur Papua, seperti yang diperintah Undang-Undang seperti itu, kalau tidak semua proses pemerintahan dan pembangunan akan terganggu. Kita bisa bayangkan kalau kita terlambat menandatangani dokumen persyaratan penyaluran DAK ini, itu sangat disayangkan,” kata Benni.
Sanksi Bagi ASN Ikut Demonstrasi
Benni juga mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN ) yang ingin mengikuti demonstrasi penolakan penunjukan Sekda sebagai Plh Gubernur Papua agar siap menerima sanksi.
“Bagi ASN jika ikut demo tentu aturan sudah ada, untuk itu ia berharap, pejabat pembina kepegawaian akan menyampaikan hal ini, kalau aturan dilanggar tentu kita akan kena sanksi dari aktivitas yang kita kerjakan,” kata Benni.
Penunjukan Plh Gubernur Lumrah
Benni menyebut, penunjukan Plh Kepala Daerah merupakan hal dan terjadi di daerah lainnya. Penunjukan pun dilakukan sesuai dengan regulasi dan mekanisme yang ada. Hanya saja, menurut Benni, kondisi antara satu daerah dengan yang lain tentu berbeda.
Baca Juga: Teroris Aniaya 4 Warga Papua Hingga Tewas
“Sesungguhnya ada regulasi yang mengatur penunjukan-penunjukan kepala daerah, aturan itu kita terapkan semua sama. Hanya kondisi antara satu daerah dengan yang lain tentu berbeda-beda, dan kuncinya di komunikasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Benni mengajak semua mendoakan Gubernur Papua Lukas Enembe agar cepat sembuh dan pulih, sehingga dapat kembali ke Papua menjalankan roda pemerintahan.
“Semangat provinsi yang lain untuk mengikuti PON sangat tinggi sekali dan ini sangat luar biasa untuk Provinsi Papua, jadi harus sukseskan PON,” pesan Benni sembari mendoakan kesembuhan Lukas Enembe.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Gubernur Sultra Larang Keras ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Siap-siap Kena Sanksi Tegas
-
Bagaimana Stok BBM, LPG, dan Listrik Sulawesi Jelang Mudik Lebaran?
-
Shalat Idulfitri di Sulsel Diguyur Hujan? Begini Prakiraan Cuaca BMKG di Kota Anda
-
Korban Pemerkosaan Dilaporkan Balik atas Tuduhan Perzinahan: 'Apakah Korban Bisa Jadi Pelaku?'
-
Makassar Hingga Ambon: Pelabuhan Mana Jadi 'Jantung' Mudik Teramai di Indonesia Timur?