SuaraSulsel.id - FU terduga pelaku pelecehan seksual terhadap puluhan anak-anak atau pedofilia ditangkap polisi. Pelaku berasal dari Tira, Kecamatan Sampolawa, Buton, Sulawesi Tenggara.
Kapolsek Sampolawa, AKP Imran mengatakan, pelaku menyerahkan diri setelah ada laporan dari beberapa orang tua korban terkait perbuatan bejatnya itu.
"Jadi kurang lebih 10 orang tua korban yang datang melapor di kantor belum lama ini. Mengetahui itu, pelaku akhirnya menyerahkan diri," beber Imran kepada telisik.id -- jaringan Suara.com, Sabtu 19 Juni 2021.
Menurut dia, selama ini pelaku mengamankan diri di Raha kemudian akhirnya dilakukan penjemputan di Palabusa, Kota Baubau untuk menjalani proses pemeriksaan.
"Jadi kasus ini sudah kami limpahkan di Polres Buton," tambahnya.
Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, jumlah korban FU lebih dari 20 orang. Namun orang tua yang melaporkan kejadian itu tercatat 10 orang.
"Data sementara sekitar 21 bocah di Kecamatan Sampolawa tercatat telah menjadi korban lelaki bejat tersebut," tambahnya.
Berdasarkan data yang dihimpun wartawan ini, modus pelaku dalam melancarkan aksi bejatnya dengan mengajak para bocah naik ke motornya. Para bocah kemudian digiring ke pinggiran kampung.
Setelah itu pelaku melancarkan aksinya di lapangan berumput atau di gubuk dalam kebun warga dengan iming-iming uang. Jika para bocah menolak, pelaku mengancam akan membunuh korban.
Baca Juga: 6 Anak Diterkam Anjing Diduga Rabies, Begini Kondisinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Jadwal Puasa Arafah 2026: Jangan Lewatkan Waktu Mustajab Berdoa, Dosa 2 Tahun Dihapus
-
Tinjau Proyek Rp430 Miliar di Hertasning, Gubernur Sulsel Pastikan Banjir Teratasi
-
Alami Cedera Kaki dan Asma, Dua Pendaki di Gunung Bulubaria Dievakuasi Malam Hari
-
Ratusan Personil Turun Tertibkan Pasar Tumpah yang Sudah Beroperasi 20 Tahun di Makassar
-
Razia WNA, Aparat Gabungan Sangihe Kepung Area Tambang Bowone