SuaraSulsel.id - Tim dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia didampingi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara menggeledah ruang Kepala Bidang Mineral dan Batu Bara, dan ruang Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Penggeledahan terkait dugaan korupsi pertambangan.
Setelah melakukan penggeledahan selama 6 jam, petugas terlihat menyegel ruangan Dinas ESDM dengan pita merah menyilang di depan pintu. Petugas mengenakan rompi merah bertuliskan satuan khusus pemberantasan korupsi.
Petugas terlihat mengambil beberapa dokumen dan tas berwarna hitam yang berisi berkas. Lalu dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.
Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, penggeledahan ini diduga terkait korupsi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan penyalahgunaan izin Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
"Tambang di Kabupaten Kolaka, PT Thosida," ucap petugas yang enggan disebutkan namanya, Senin (14/6/2021).
Kerugian negara, tambah dia, kurang lebih Rp 190 miliar dan tersangkanya sudah dikantongi Kejaksaan.
"Tersangkanya lebih dari satu. Ada dari unsur yang mengeluarkan kebijakan dan ada dari unsur yang menerima kebijakan," ungkapnya.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas ESDM Sultra, Ridwan Batji mengaku tidak mengetahui jika pihak Kejaksaan melakukan penyegelan.
"Saya tidak tahu," ucapnya singkat.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kendal Akui Kembalikan Uang Dari Eks Mensos Juliari Ke Penyidik KPK
Sementara itu, Kepala Dinas ESDM, Andi Azis, tidak mau berkomentar bahkan meninggalkan wartawan.
"Nanti tanya saja mereka," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Komitmen Digital BRI Berbuah Sertifikasi ISO/IEC 25000, Jamin Sistem Lebih Andal
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset
-
Geger WNA Asal China Punya KTP Indonesia, Modus Licik 'Ubah Usia' Terbongkar di Makassar