- Wamendagri Akhmad Wiyagus memimpin aksi wisata pungut sampah Gerakan Indonesia ASRI di Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat.
- Program strategis Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan sampah nasional sekaligus memperkuat budaya gotong royong masyarakat Indonesia.
- Sebanyak 3.000 peserta dari unsur pemerintah dan masyarakat turut serta dalam aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan kawasan perkotaan.
SuaraSulsel.id - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus memimpin aksi sosial Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan melaksanakan wisata pungut sampah yang dipusatkan di kawasan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Wamendagri RI Akhmad Wiyagus saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan program strategis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat budaya bersih sekaligus mengoptimalkan penanganan sampah di seluruh wilayah Indonesia.
"Kegiatan ini mempunyai dua tujuan utama, yakni pengelolaan sampah secara terpadu dan membangkitkan semangat gotong royong demi menciptakan budaya bersih," kata Akhmad Wiyagus saat memimpin apel di Anjungan Teluk Kendari.
Dia menyebutkan bahwa persoalan sampah saat ini tidak dapat lagi dipandang sebelah mata. Masalah limbah ini berkaitan erat dengan aspek kesehatan, kenyamanan, hingga kualitas lingkungan hidup di kawasan perkotaan.
Berdasarkan data nasional, kata Akhmad Wiyagus, saat ini masih terdapat puluhan ribu ton sampah per hari yang belum dikelola secara optimal.
Oleh karena itu, pemerintah pusat terus mendorong sinergi dan keterlibatan aktif dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI/Polri, komunitas lingkungan hingga masyarakat luas.
"Fokus utama gerakan ini adalah pengelolaan sampah nasional dan membangun budaya gotong royong agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menyebutkan bahwa aksi bersih-bersih ini melibatkan sedikitnya 3.000 peserta yang didominasi oleh ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) serta unsur Forkopimda.
Sudirman menegaskan bahwa urusan menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) semata, melainkan tugas seluruh elemen masyarakat di Kota Lulo tersebut.
Baca Juga: Sampah 1.200 Ton Per Hari, Pengamat: PSEL Makassar Tak Bisa Ditunda
"Melalui momentum ini, kami mengajak seluruh masyarakat Kota Kendari untuk meningkatkan kesadaran dan tidak membuang sampah sembarangan," kata Sudirman.
Wamendagri beserta Wagub Sultra dan Wakil Wali Kota Kendari kompak mengenakan kaos putih bertuliskan Gerakan Indonesia ASRI.
Seusai memimpin apel, Akhmad Wiyagus juga menyempatkan diri berbaur dan melayani permintaan swafoto dari warga serta peserta aksi pungut sampah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Terjang Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Sigambal Dampingi UMKM hingga Naik Kelas
-
Kapan Pemadaman Listrik di Sulsel Berakhir? Ini Kata Gubernur Andi Sudirman
-
Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
-
800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan
-
Berdiri Selama 20 Tahun, 3 Bangunan di Biringkanaya Akhirnya Dibongkar