SuaraSulsel.id - Wakil Ketua DPR Rachmad Gobel mengharapkan Kabupaten Gorontalo Utara menjadi pendorong turunnya angka kemiskinan di seluruh Provinsi Gorontalo.
Hal ini diungkapkan Rachmad Gobel usai meletakkan batu pertama pembangunan rumah susun (rusun) bagi tenaga kesehatan di kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainal Umar Siddiki, di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (6/6/2021).
"Dibangunnya fasilitas publik termasuk hunian untuk para tenaga medis di daerah ini, merupakan salah satu harapan agar investasi pemerintah sejalan dengan pertumbuhan perekonomian daerah yang akan mampu mendorong penurunan angka kemiskinan dengan cepat," katanya.
Terealisasinya rusun tersebut, kata dia, berkat kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD setempat.
DPRD menerima aspirasi masyarakat, kemudian aspirasi tersebut disampaikan ke pemerintah daerah dan ditindaklanjuti dengan menyampaikan permohonan bantuan pembangunan rusun ke pemerintah pusat melalui DPR RI.
"Ini sinergi yang sangat baik yang patut dipertahankan sebab muaranya untuk kepentingan masyarakat dan kesejahteraan yang mendorong turunnya angka kemiskinan," katanya.
Ia berharap pembangunan rusun tersebut dapat berkualitas sehingga pemanfaatannya jangka panjang.
Dengan begitu, kata dia, para tenaga kesehatan tidak lagi dipusingkan dengan mencari biaya untuk mendapatkan hunian yang memadai dalam mendukung aktivitas pelayanan kesehatan yang diemban.
Oleh karena itu, kata dia, pemerintah daerah perlu ikut mengawasi proses pembangunan rusun ini agar hasilnya sesuai harapan.
Baca Juga: Begini Penampakan Mobil Laboratorium Rp 6,5 Miliar Provinsi Gorontalo
"Kalau hasilnya bagus, tentu kepercayaan pemerintah pusat dalam mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur publik akan terus mengalir," kata Rachmat Gobel.
Kepala Satuan Kerja Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Sulawesi I Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali, mengatakan pembangunan rusun tersebut menelan anggaran sebesar Rp 17,9 miliar.
Waktu pelaksanaannya terhitung sejak 29 April hingga Desember 2021, untuk pembangunan rusun 3 lantai terdiri dari 40 unit hunian tipe 36 yang dilengkapi seluruh fasilitas standar bangunan gedung negara. [Antara]
Berita Terkait
-
Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total
-
DPR Desak Nakes PPPK Diangkat PNS 2027! Termasuk Perhatikan Nasib Sopir Ambulans
-
Tsunami Terduga TB: Saat Skrining Massal Mengancam Kewarasan Nakes
-
Festival Momaya 2026 Tandai Berakhirnya Pengabdian KKN-PPM UGM di Kecamatan Biluhu
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?
-
Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara
-
Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran
-
Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi
-
BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung