SuaraSulsel.id - Untuk menekan laju penyebaran Covid-19, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membuka layanan swab antigen gratis bagi para pemudik yang baru kembali ke Kota Makassar.
Dekan Fakultas Kedokteran Unhas yang juga Ketua Satgas Covid-19 Unhas, Prof. dr. Budu menjelaskan, saat ini kasus dan kejadian Covid-19 di Sulsel mengalami penurunan yang cukup signifikan dan semakin stabil.
Namun demikian, Prof. Budu menambahkan, kestabilan ini tidak boleh membuat upaya pencegahan dan penanganan lemah.
Perlu ada upaya konsisten dan semakin ketat agar kasus Covid-19 di Sulsel segera bisa ditekan dan menghindari lonjakan kejadian.
Baca Juga: Hari ke-2 Penyekatan Arus Balik di Bekasi, 82 Pemudik Jalani Test Antigen
"Saat pertemuan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, mereka menyampaikan masih ada stok bahan Rapid Tes Antigen yang dapat dimanfaatkan. Maka Prof Andi Asadul, Anggota Satgas Covid-19 Unhas dan Tim Ahli TGUPP Kesehatan Sulsel yang saat itu hadir langsung merespon dan menyarankan untuk memanfaatkan stok rapid antigen bagi masyarakat pasca mudik guna mengantisipasi adanya penularan baru. Tim Tes Rapid Antigen ini sudah terbentuk dan bahkan sudah mulai bekerja," jelas Budu, Senin 17 Mei 2021.
Dalam kerja sama tersebut, BPBD Sulsel memberikan 10.000 kit swab antigen untuk digunakan sebagai alat screening Covid-19 khususnya para peserta mudik lebaran.
Alat swab ini juga dapat dimanfaatkan bagi masyarakat lainnya termasuk mahasiswa pendidikan profesi, dosen atau staf lingkup Unhas yang membutuhkan.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan swab antigen, bisa menghubungi Satgas Covid-19 Unhas atau Fakultas Kedokteran untuk diberikan pengantar ke tim tes Rapid Antigen. Hal ini dilakukan secara sistematis untuk memudahkan proses pelaporan.
"Untuk pemeriksaan tim kami bisa mobile, bisa juga statis. Jadi misal jika ada instansi ataupun lembaga lain yang membutuhkan untuk pegawai mereka untuk kepentingan screening, kami siap membantu dan mengunjungi langsung,” kata Prof. Budu
Baca Juga: Terjaring Penyekatan di Bekasi Timur dan Test Antigen, Pemudik: Deg-degan
Masyarakat yang membutuhkan dapat menghubungi Rumah Sakit Unhas, Gedung A Lantai 3, atau menghubungi nomor kontak berikut:
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran 2025 Sepi, Pengamat Ungkap Biang Keroknya
-
Pakar Sebut Penurunan Jumlah Pemudik pada Lebaran 2025 Disebabkan Efisiensi Anggaran
-
Rekor Mudik Lebaran 2025! KAI Angkut 2,2 Juta Penumpang, Stasiun Ini Paling Ramai
-
Cegah Kepadatan Arus Balik Lebaran, Pemudik Akan Dialihkan Lewat Tol Fungsional Jakarta-Cikampek II
-
Jumlah Pemudik Turun, Rano Karno: Mungkin karena Ekonomi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka