SuaraSulsel.id - Ribuan kendaraan diminta putar balik saat melewati pos penyekatan di perbatasan kabupaten di Sulawesi Selatan.
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan Muhammad Arafah mengatakan hingga hari ke lima larangan mudik, tercatat ada 1.300 kendaraan yang diminta putar balik. Rata-rata pemudik menggunakan roda dua.
"Hingga hari ke lima kita catat ada 1.300 kendaraan yang disuruh putar balik. Paling banyak motor," kata Arafah, Selasa, 11 Mei 2021.
Terbanyak, kata Arafah ada di perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep. Dalam sehari, petugas memeriksa hingga ratusan pengendara yang nekat mudik.
Rata-rata pemudik berasal dari Kota Makassar. Tujuannya ada yang ke kabupaten Pinrang, Palopo, Luwu Timur, dan Enrekang.
"Di Maros - Pangkep itu kita catat sampai 400 orang yang disuruh pulang. Mereka saat diperiksa tidak membawa dokumen persyaratan yang ditentukan," jelasnya.
Dokumen yang dimaksud adalah surat izin keluar masuk (SIKM) dan surat bebas Covid-19 menggunakan tes PCR, rapid antigen, ataupun GeNose. Jumlah pengendara yang melanggar ini disebut relatif sedikit dibanding di Pulau Jawa.
Namun, jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah mengingat larangan mudik lebaran masih berlaku hingga 17 Mei mendatang.
Arafah mengimbau agar warga tetap mematuhi kebijakan pemerintah tentang larangan mudik tersebut untuk menekan penularan virus Corona-19.
Baca Juga: Viral Pemudik Emosi Mau Terobos Posko Penyekatan Dapat Pelukan Polisi
"Sebagian masyarakat sudah paham soal aturan larangan mudik. Sehingga petugas juga hanya menyaring kendaraan yang lolos dari penyekatan, tapi dia bisa disekat di kabupaten lain," tukasnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu
-
Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar