SuaraSulsel.id - Proses pencetakan KTP Elektronik atau e-KTP di Kabupaten Pangkep dihentikan sementara. Alasannya, tinta mesin cetak habis.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangkep Ahmad Dian membenarkan, pemberhentian sementara pencetakan KTP Elekronik tersebut.
"Memang benar adanya perhentian sementara dalam percetakan KTP Elektronik, itu terjadi karena tinta yang biasa digunakan habis," ungkapnya kepada KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, Jumat 23 April 2021.
Dian menambahkan, pihaknya telah mengeluarkan pengumuman terkait penghentian pencetakan e-KTP tersebut, dimana pengumuman ditempelkan di depan Kantor Disdukcapil Pangkep.
"Terkait pengumuman yang ada saya sudah konfirmasi ke staf untuk senantiasa berkoordinasi atau meminta pendapat sebelum memberi pengumuman. Karena kadang maksud baik bila penyampaiannya tidak kongkrit biasanya akan menimbulkan banyak penafsiran," ucap Ahmad.
Ahmad Dian mengatakan, pihaknya saat ini telah melakukan proses pengadaan tinta melalui purchasing. Namun karena penayangan e-katalog terlambat akan berdampak pula dengan ketersedian yang lambat.
"Saat ini memang baru ki proses pengadaan yang melalui purchasing, tapi penayangan e-katalognya terlambat jadi kemungkinan minggu depan baru tersedia tinta untuk pencetakan e-KTP," jelasnya.
Lebih lanjut, Ahmad menuturkan untuk sementara pihaknya akan membuatkan surat keterangan sebagai pengganti KTP bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Tapi untuk sementara kami buatkan surat pengganti KTP untuk mereka yang membutuhkan sembari menunggu ketersediaan tinta minggu depan sehingga pencetakan KTP dapat berjalan normal kembali," pungkasnya.
Baca Juga: Lakukan Wanprestasi, Dukcapil Cabut Hak Ases 153 Lembaga Pengguna
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?