SuaraSulsel.id - Pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik lebaran. Tapi 9 unit kapal PT Pelni direncanakan akan tetap beroperasi.
9 Kapal tersebut yakni Ciremai, Dobonsolo, Gunung Dempo, Dorolonda, Nggapulu, Labobar, Kelud, Sinabung dan Egon.
Head of Branch PT PELNI (Persero) Kendari, Agustinus Prima mengatakan, dari 9 kapal tersebut, tidak ada yang singgah di Kota Kendari.
"Tapi ada 3 kapal yang singgah Baubau yakni Dobonsolo, Ciremai dan Nggapulu," kata Agustinus Prima kepada telisik.id -- jaringan Suara.com, Kamis (22/4/2021).
Agustinus Prima menjelaskan, beroperasinya 9 kapal Pelni selama larangan mudik berlaku tidak untuk membawa pemudik namun mengangkut distribusi logistik.
"Kalaupun mau bawa penumpang itu harus memenuhi syarat sesuai surat edaran Satgas," kata pria berpostur tinggi ini.
Sementara itu, 17 kapal penumpang Pelni lainnya akan stop beroperasi mulai tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang.
Hal itu sesuai dengan kebijakan pemerintah yang melarang semua moda transportasi pada 6-17 Mei.
Kemudian, untuk kapal perintis yang dioperasikan Pelni, saat ini Pelni masih berkoordinasi secara intens dengan Dirjen Perhubungan Laut.
Baca Juga: Cegah Mudik Lebaran, Kakorlantas Polri Cek Lokasi Penyekatan di Lampung
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
5 Kasus Teridentifikasi Penipuan Jual Beli Titik SPPG
-
Rp100 Miliar Disiapkan Untuk Pembangunan Jembatan Kembar Barombong
-
Kapolda Endus Kepentingan Politik Dibalik Maraknya Geng Motor di Sulawesi Selatan
-
Kronologi Pembunuhan Sadis Penjual Ikan di Gowa: Dibuntuti Lalu Dihabisi dengan Parang
-
Progres Jalan Batas GowaTondong Sinjai Capai 12 Persen, Pemprov Sulsel Kebut Proyek MYP