SuaraSulsel.id - Warga Sulsel diminta agar mewaspadai cuaca buruk. Badai diperkirakan akan terjadi selama tiga hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mencatat hujan lebat dan angin kencang akan terjadi hingga Sabtu besok.
Kepala BMKG Wilayah IV Makassar Darmawan mengatakan hujan lebat dan angin kencang diakibatkan oleh peningkatan aktifitas potensi pertumbuhan awan hujan di Sulsel.
Hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang melanda beberapa wilayah di Sulsel, termasuk di Pesisir Barat, yakni Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, dan Selayar, Makassar, Takalar dan Gowa.
"Kondisi ini diperkirakan terjadi karena adanya labilitas kuat yang mendukung proses konvektif pada wilayah tersebut," ujar Darmawan, Jumat, 2 April 2021.
Selain itu, kondisi MJO atau Madden Julian Osscilation aktif di kuadran 4 (maritime continent), equator rossby wave atau gelombang yang berpropagasi ke arah barat yang aktif serta adanya daerah konvergensi sepanjang selat Makassar.
"Ini menyebabkan potensi hujan tinggi di daerah tersebut," tambahnya.
Darmawan mengimbau bagi masyarakat yang menggunakan transportasi udara dan laut agar tetap waspada dan tetap berhati-hati terhadap dampak hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan dari curah hujan tinggi disertai angin kencang yang akan terjadi hingga besok.
Dampak tersebut antara lain banjir, tanah longsor, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan meluapnya perairan.
Baca Juga: Uji Laboratorium : Beras Sulsel Tercemar Logam Berat, Bisa Timbulkan Kanker
Kondisi ini, kata Darmawan juga akan sangat berpengaruh terhadap jadwal penerbangan dan pelayaran. Masyarakat juga diminta untuk tetap memperhatikan info dari BMKG untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dengan baik.
Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa BMKG Makassar Siswanto menambahkan hujan lebat akan melanda sebagian wilayah Sulsel hingga malam hari.
Pada pagi hari, hujan akan terjadi di Seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Hujan sedang hingga lebat terjadi di wilayah Pinrang, Parepare, Barru, Pangkajene , Maros, Makassar, Takalar, Gowa, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba, Selayar.
Pada siang hingga sore hari, hujan sedang dan lebat akan terjadi di wilayah Pinrang, Parepare, Sidrap, Watansoppeng, Barru, Pangkajene , Maros, Makassar, Takalar, Gowa, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba, Selayar.
Pada malam hari, hujan lebat akan terjadi di wilayah Pinrang, Parepare, Barru, Pangkajene, Maros, Makassar, Takalar, Gowa, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba, Selayar.
Dari beberapa laporan warga yang diterima, hujan dan angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Seperti yang terjadi di Jalan Hertasning, dan Perintis Kemerdekaan.
Beberapa rumah warga dilaporkan atapnya beterbangan. Serta genangan air di beberapa titik sudah mulai naik.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?