Tidak hanya membagi ilmu sebagai konten kreator, talk show ini juga mengorek rahasia kesuksesan Jeri yang berkarir sebagai fotografer Istana.
Menurut Jeri, berbeda dengan fotografer atau jurnalis pada umumnya, walau dekat dengan kepala negara, tidak serta merta bebas membidik objek, diperlukan kesantunan dan etika.
“Kami ini melayani kepala negara, hal yang penting ada kesopan santunan dan etika. Dalam sikap dan penampilan semua harus diperhatikan,”pungkasnya.
“Ada tata krama dalam bekerja atau mengabadikan gambar, sekeliling objek ada pasukan pengamanan, harus pandai bersikap dan sigap melihat momen. Akses memang sangat bebas, tapi sedikit berbuat kesalahan, contohnya, berjalan seenaknya lewat di depan wapres itu sudah kesalahan fatal. Jadi etika sangat dijunjung tinggi,” sambung Jeri.
Para peserta pun tidak membuang kesempatan memanfaatkan momen langka ini, bertanya dengan penuh antusias, bahkan ada yang mendapat kesempatan.
Acara ini digelar oleh Trinity Entertainment, yang dimotori Ricky Rianto Thio. Menurut Ricky sebagai agen talent entertainment di Sulsel, Trinity memang sengaja mengemas acara ini untuk memberikan suntikan ilmu bagi para konten kreator pemula, agar bisa memacu diri dan bisa ikut ngetop.
Acara ini digelar tetap dengan mematuhi protokol kesehatan, itu sebabnya pesertanya sangat dibatasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu