SuaraSulsel.id - Theofilus Allorerung, Bupati Tana Toraja terpilih akan dilantik besok, Jumat 26 Februari 2021. Pelantikan akan dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan di Kota Makassar.
Pria 63 tahun itu pernah menjabat sebagai Kepala Inspektorat di Pemprov Sulsel pada tahun 2009. Ia adalah pamong senior.
Pada tahun 2010, Theofilus kemudian memilih mengabdi di kampung halamannya. Maju menjadi Calon Bupati Tana Toraja berpasangan dengan Adelheid Sosang sebagai wakil.
Ia kemudian terpilih dan menjabat sebagai Bupati Tana Toraja pada periode 2010-2015. Saat itu, kemenangannya diwarnai dengan kericuhan. Satu orang warga bahkan dinyatakan meninggal dunia.
Ia kemudian mencoba keberuntungannya untuk periode kedua pada Pilkada 2015 lalu, berpasangan dengan Yohanis Lintin Paembongan. Saat itu, ia diusung Golkar dan PDIP. Namun Theofilus kalah.
Zadrak Tombeg, yang saat ini menjadi wakilnya bahkan pernah menjadi rivalnya pada Pilkada kala itu. Keduanya kalah dari pasangan Nicodemus Biringkanae - Victor Datuan Batara.
Tak puas dengan kekalahan, Theofilus kemudian menggandeng lawan politiknya pada Pilkada 2015, menjadi pasangan di Pilkada 2020, Zadrak Tombeg.
Ia kembali maju setelah sebelumnya menelan kekalahan.
Nasib baik kemudian menghampiri keduanya pada Pilkada serentak bulan Desember lalu. Keduanya dinyatakan menang setelah berhasil menumbangkan petahana Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara dan pasangan Albertus Patarru - Jhon Diplomasi.
Baca Juga: Profil Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan
22 Januari lalu, kemenangannya ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Kini, Theo-Zadrak akan kembali mengabdi untuk Tana Toraja mulai Jumat besok.
Tidak Pernah Punya Rumah
Namun, ada yang menarik dari kisah hidup sang bupati terpilih. Kendati pernah menjabat sebagai orang nomor satu di Tana Toraja, ternyata sampai sekarang Theofilus tidak punya rumah.
Hal tersebut diungkap Theofilus di kanal youtube Upi Show saat menjadi narasumber pada 24 November lalu. Ia mengaku masih menumpang di rumah mertua dan orang tua.
"(Numpang) di (rumah) pondok mertua indah atau rumah orang tua," kata Theo sambil tertawa.
Ia mengaku bisa saja membeli rumah. Namun, saat itu penghasilannya sebagai PNS di Pemprov Sulsel tak mencukupi untuk membeli rumah yang diinginkannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
Terkini
-
Bejat! 2 Orang di Parigi Moutong Diduga Cabuli Anak Selama Dua Tahun
-
Bupati Enrekang Gabung Gerindra, Ketua Nasdem Sulsel: Jangan Lupa Diri
-
Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
-
APBD Terancam! Warga Sulteng Tuntut Pusat Segera Cairkan Dana Tambang
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online