SuaraSulsel.id - Sulawesi Selatan kembali mendapat jatah 1.428.522 dosis vaksin jenis sinovac untuk vaksinasi tahap ke dua. Rencananya akan disalurkan pada bulan Maret mendatang.
Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Sulsel Nurul AR mengatakan vaksinasi tahap dua ini dikhususkan untuk publik.
Sasarannya adalah kelompok masyarakat dengan tingkat interaksi serta mobilitas tinggi sehingga rentan tertular Covid-19.
Kementerian Kesehatan sudah mendata kelompok yang masuk dalam kategori prioritas pemberian vaksin tahap dua.
Mereka adalah lanjut usia (lansia), pedagang pasar, tenaga pengajar atau pendidik, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, dan aparatur sipil negara (ASN).
Kemudian pihak keamanan, petugas pariwisata, pelayanan publik, dan pekerja tranportasi publik. Atlet, wartawan, dan pekerja media juga menjadi bagian dari prioritas pemberian vaksin Covid-19 tahap dua.
"Termasuk di dalamnya wartawan, wakil rakyat, pegawai pemerintahan dan tokoh agama," kata Nurul, Rabu (17/2/2021).
Ia merinci untuk lansia ada 753.302 dosis, pendidik 214.746, pedagang pasar 158.702, tokoh agama 3.470, wakil rakyat 842, pejabat negara 25, pegawai pemerintah 133.860.
Kemudian, tenaga keamanan 48.136, pelayan publik 94.241, transportasi publik 29.130, petugas pariwisata 2.068.
Baca Juga: Tahap Pertama 99,81 Persen, Jogja Mulai Sasar Penerima Vaksin Tahap Kedua
"Jadi kemungkinan tahap II akan kita mulai pada Juli mendatang. Kita tuntaskan untuk nakes dulu bulan ini," ujarnya.
Nurul menambahkan presentase vaksinasi di Sulsel untuk nakes saat ini sudah mencapai 68 persen. Vaksinasi digenjot karena harus rampung pada tanggal 28 Februari mendatang.
"Kita sementara genjot karena sisa sepekan lebih. Kita usahakan selesai," jelasnya.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menambahkan sedang mempersiapkan data klinis calon penerima vaksin untuk masyarakat umum. Bulan Juni dipastikan sudah siap.
"Tidak ada perbedaan dengan vaksinasi yang sedang berjalan. Kita persiapkan dulu semua terutama data klinisnya," ujar Nurdin.
Sementara, vaksinasi bagi tenaga kesehatan, TNI dan Polri ditargetkan rampung akhir Februari ini. Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Sulsel telah melakukan vaksinasi massal di Unhas beberapa waktu lalu.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli