SuaraSulsel.id - Kasus penganiayaan yang dialami seorang bayi berinisial GY di Kota Makassar mengungkap fakta baru.
Muh Raikhan Parandi terduga pelaku yang menganiaya baui GY mengatakan, ibu bayi inisial ST (18 tahun), juga ikut memukul anaknya GY.
Kepada SuaraSulsel.id, Raikhan mengatakan bahwa dia dan ST memang pacaran sejak Desember 2020.
Selama menjalin hubungan, Raikhan dan ST tinggal bersama di sebuah kos, yang terletak di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukkang, Makassar.
"Saya pacaran sama ST mulai dari bulan Desember 2020. Iya, masih baru sekali pacarannya, terus tinggal sama-sama di Urip," kata Raikhan melalui sambungan telepon, Selasa (9/2/2021).
Raikhan menjelaskan, saat kejadian pemukulan terhadap GY yang masih berusia satu tahun dua bulan tersebut. Raikhan dan ST tidak sedang terlibat persoalan apa pun.
Peristiwa terjadi setelah selesai makan. GY tiba-tiba saja rewel dan terus menangis. Melihat itu, Raikhan pun menyuruh ST untuk menenangkan anaknya.
"Kalau itu anak memang sering nangis. Jadi saya bilang kasih diam, terus dia (ST) bilang iya tunggu. Jadi dia kasih diam. Biasa juga saya bilang sudahmi-sudahmi. Tapi biasa juga dia cubit-cubit," jelas Raikhan.
Hanya saja, kala itu GY tidak berhenti menangis. Sehingga, Raikhan pun bertindak dengan cara memukul GY.
Baca Juga: Memanas ! Komunitas Danny-Fatma Ancam Kepung Kantor Gubernur Sulsel
"Sebenarnya dia (ST) sendiri juga yang anu (pukul) anaknya. Pas itu malam saya angkat memang baru saya anu juga satu kali terus saya keluar. Tapi tidak terpikir saya kalau akan begini," kata dia.
"Tidak ada permasalahan lain. Saya tidak mabuk, cuma waktu itu sudah makan terus rewel ini anak. Iya bukan cuma saya yang pukul. Dipukul juga sama mamanya. Pakai tangan saja," tambah Raikhan.
Raikhan mengaku hingga kini dirinya masih menenangkan diri. Untuk dapat menyelesaikan persoalan kasus dugaan penganiayaan balita yang dilaporkan ST ke polisi.
"Ini juga saya pusing karena sudah beredar beritanya. Saya masih tenangkan diri dulu untuk bertemu orang tuanya," katanya.
Kepala Seksi Humas Polsek Panakukkang Brigadir Polisi Ahmad Halim mengemukakan untuk dugaan sementara, Raikhan diduga tega menganiaya GY lantaran kesal mendengar suara tangisan korban.
"Pelaku kesal dengar suara tangisan korban," ujar Halim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar