SuaraSulsel.id - Dua calon penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Kota Makassar kembali tertangkap memalsukan surat hasil tes PCR Swab Covid-19. Saat akan berangkat ke Jakarta, Jumat (29/1/2021).
Kapolsek Bandara Kawasan Sultan Hasanuddin Iptu Asep Widianto mengatakan, dua penumpang yang tertangkap masing-masing berinisial IR dan AM.
Mereka membawa surat hasil tes PCR Swab Covid-19 palsu. Menggunakan nama Dinas Kesehatan Makassar.
"Iya. Ada dua orang diamankan. Membawa dokumen PCR Swab palsu," kata Asep kepada SuaraSulsel.id.
Asep menjelaskan, kejadian ini bermula saat kedua calon penumpang tersebut tiba di Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kemudian menuju ke antrian Satgas Covid-19. Untuk menjalani pemeriksaan dokumen, pukul 09.25 Wita.
Dari situ, petugas KKP Bandara melakukan pemeriksaan dokumen. Akan tetapi, petugas curiga dengan dokumen berupa hasil pemeriksaan test Pro Active Covid-19 yang diterbitkan Dinas Kesehatan Makassar milik kedua penumpang tersebut.
Sebab pada dokumen itu, format suratnya tidak sesuai. Mulai dari nomor surat, alamat, hingga penanggungjawab yang bertandatangan di surat itu tidak sesuai dengan yang diterbitkan Dinas Kesehatan Makassar.
"Bukan dari Rumah Sakit UIT. Lain lagi ini yang dua orang. Ini yang menerbitkan dari Dinas Kesehatan Kota Makassar," jelas Asep.
Karena itu, petugas langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Makassar. Untuk melakukan pengecekkan.
Baca Juga: Selebgram Rangga Promosi Surat Swab PCR Palsu, Kini Mendekam di Bui
Hasilnya, surat PCR Swab Covid-19 kedua calon penumpang pesawat Citylink dengan nomor penerbagan QG 333 tujuan Jakarta tersebut terindikasi palsu.
"Petugas KKP Bandara sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan Makassar. Dan menyatakan tidak mengeluarkan dokumen pemeriksaan swab test terhadap kedua calon penumpang itu," terang Asep.
Hingga kini, kedua calon penumpang tujuan Jakarta yang kedapatan memalsukan dokumen PCR Swab Covid-19 tersebut telah diamankan ke Polsek Bandara guna menjalani pemeriksaan.
"Sudah diamankan sama Reskrim. Sementara lagi di BAP," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar