Menurut Huda, tersisa 16 gardu yang belum menyala. Terdapat di Kecamatan Ulumanda. Kendalanya adalah jalan menuju lokasi belum dapat diakses. Sementara enam gardu lain tersebar di Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju, dan Malunda.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Jika jalan sudah bisa dilalui, petugas kami langsung menuju Ulumanda memulai perbaikan 16 gardu yang belum menyala,” pungkas Huda.
Fokus ke Titik Vital
Fasilitas publik seperti rumah sakit dan kantor pelayanan publik menjadi prioritas petugas PLN di lapangan.
“Rumah sakit menjadi titik vital. Khususnya untuk memberikan perawatan kepada korban," kata General Manager PLN UIW Sulselrabar Awaluddin Hafid, Minggu 17 Januari 2021.
PLN berhasil menyalakan listrik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju dan Rumah Sakit Regional Provinsi Sulbar sehari pasca gempa.
Wahyu Kepala Bidang Perencanaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju mengatakan, listrik sangat dibutuhkan rumah sakit. Untuk memberikan pertolongan dan perawatan darurat kepada pasien korban gempa.
“Rata-rata pasien yang masuk memerlukan operasi dan tentu membutuhkan listrik. Sebelumnya kami menggunakan genset. Sekarang kami sangat terbantu dengan adanya listrik dari PLN. Terima kasih kepada PLN,” kata Wahyu.
Prof Idrus Paturusi yang memimpin relawan dokter dari Makassar melihat kondisi rumah sakit rusak saat tiba. Banyak pasien yang mengalami patah tulang perlu penanganan mendesak.
Baca Juga: Viral Korban Gempa Mamuju Disuruh Pindah karena Ada Jokowi, Ini Kata Istana
Tim medis dari Makassar bekerja dengan kondisi terbatas. Selain membawa peralatan medis dari Makassar, mereka juga membawa genset untuk mengantisipasi jika listrik padam.
“Dalam dua hari, saya dan tim telah mengoperasi 24 pasien patah tulang. Hari ini rencananya ada 6 pasien lagi," kata Idrus, hari ketiga pasca gempa.
Selain rumah sakit, PLN berhasil memenuhi kebutuhan listrik di beberapa lokasi vital. Seperti posko-posko pengungsian, Markas Kepolisian Daerah Sulbar, Posko Komando Distrik Militer, Bandara Tampa Padang, Posko Stadion Manakarra, Telkom, serta lampu penerangan jalan umum di Kota Mamuju.
Begitupula dengan Kantor Telkom, PDAM Rangas, TVRI Sulbar, dan Lembaga Pemasyarakatan Mamuju.
Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar, menyampaikan banyak terima kasih atas langkah PLN. Mampu memulihkan kelistrikan di Mamuju dan Majene dengan cepat. Meski dalam ancaman gempa susulan dan pandemi Covid-19.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 33 gempa susulan di Mamuju dan Majene. Sejak 15 Januari 2021 sampai 20 Januari 2021. Saat petugas PLN bekerja memperbaiki jaringan listrik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
-
Pesona 'Noni Belanda' Kaltim Curi Perhatian di HUT Dekranas
-
Siklon Tropis Bavi Picu Pertumbuhan Awan Hujan di Indonesia
-
Jusuf Kalla: Rachmat Gobel Orang yang Sangat Baik
-
Berapa Luas Lahan Pertanian yang Masih Tersisa di Kota Makassar?