4. Infeksi saluran kemih (ISK)
Selain ingin buang air terus-menerus dan sensasi terbakar saat buang air kecil, ISK dapat menyebabkan sakit perut bagian bawah dan kram, terutama pada wanita yang sudah tua.
Jenis infeksi lain juga dapat menyebabkan nyeri panggul kronis, seperti divertikulitis (kantong diusus besar yang meradang) atau kelenjar skene (saluran kecil yang terletak di vagina) yang terinfeksi.
5. IMS yang tidak diobati
Infeksi menular seksual (IMS) yang tidak diobati seperti klamidia atau gonore dapat menyebabkan radang panggul.
Radang panggul atau pelvic inflammatory disease (PID) dapat menyebabkan nyeri perut terus-menerus, demam, keputihan yang tidak normal, nyeri atau pendarahan saat berhubungan seks, dan infertilitas atau komplikasi kehamilan.
Penyakit ini dapat diobati, namun apabila terlalu lama dibiarkan maka dampak yang terjadi tidak dapat lagi diubah.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kepala BGN dan Gubernur Sulsel Resmikan SPPG Wilayah 3T di Takalar
-
250 Pengemudi Ojol di Makassar Dapat BBM Gratis
-
Mendagri Punya Waktu 30 Hari untuk Copot Bupati Gowa, Ini Alasannya
-
Uji Coba Sistem Rujukan Baru JKN: Pasien Langsung ke Rumah Sakit Sesuai Penyakit
-
Beli 25 Kg Tapi Cuma Dapat 23,5 Kg? Kecurangan Takaran Beras di Pasar Terbongkar