SuaraSulsel.id - Aplikasi media sosial dan pesan singkat pada pekan ini diramaikan oleh sebuah pesan berupa gambar berisi foto seorang lelaki mirip dokter, dengan tulisan berbunyi: Doctors encourage covid-19 vaccine injections in penis - yang kira-kira berisi anjuran suntik vaksin Covid-19 di penis.
Foto itu menggunakan logo CNN, media Amerika Serikat. Disampingnya juga tampak sebuah ilustrasi menunjukkan penis yang sedang disuntik, dengan keterangan: safe area for injection (area yang aman untuk disuntik).
Pada bagian bawah terdapat penjelasan lain yang isinya sebagai berikut:
Doctors are discovering that, for male patients, the penis offers the fastest release of the vaccine throughout the body. Based on findings from Unversity of California study involving 1.500 men who received the vaccine.
Jika diterjemahkan bebas, tulisan itu artinya:
Dokter anjurkan vaksin Covid-19 disuntik di penis. Para dokter menemukan bahwa, untuk pasien lelaki, penis bisa menyebarkan vaksin lebih cepat ke tubuh. Berdasarkan studi University of California yang melibatkan 1.500 lelaki penerima vaksin.
Menyebar di WhatsApp sejak Senin (4/1/2021), banyak warganet yang bertanya benarkah foto tersebut potongan berita dari CNN? Atau jangan-jangan hoaks?
Cek Fakta
Menurut Snopes, media yang pengungkap hoaks terkemuka dunia, foto ini sebenarnya sudah beredar sejak 2020 lalu dan kembali.
Baca Juga: BPOM Terbitkan Lot Release Vaksin Sinovac, Memang Sudah Lolos Uji Klinis?
Suara.com juga telah berusaha untuk mencari berita dari CNN di internet dengan judul seperti tertulis di atas namun tidak ditemukan. Beberapa media luar negeri juga sudah melakukan pencarian yang sama, tetapi hasilnya nihil.
Yang aneh dari foto tersebut, jika benar-benar berita CNN, adalah tak adanya nama jurnalis yang menulis berita tersebut dan waktu berita itu terbit. Karenanya bisa dipastikan bahwa CNN tidak pernah merilis berita tersebut.
Lalu soal ilustrasi penis disuntik. Berdasarkan penelusuran Snopes, ilustrasi tersebut merupakan petunjuk menyuntik penis sendiri pada mereka yang mengalami masalah disfungsi ereksi. Petunjuk tersebut dirilis oleh St Luke's Health System, sebuah intitusi medis asal Kansas City, Amerika Serikat.
Sementara tokoh dokter dalam foto tersebut, demikian dilansir Boom - media pemeriksa fakta India - merupakan Mohitkumar Ardeshana, dokter ahli penyakit dalam asal Claremont, California, AS.
"Artikel itu benar-benar bohong. Saya tidak pernah memberi pernyataan terkait studi seperti itu. Ini merupakan karangan oknum tertentu," kata dia kepada Boom.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
-
CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?
-
Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!
-
Pesta Seks Selama Pandemi dan Kebohongan Vaksin Covid-19, Dokter di New York Terancam Penjara!
-
Kemenkes Bantah Adanya Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Definisinya Beda Jauh
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
BRI dan Pemprov Maluku Utara Kolaborasi Perkuat UMKM dan Ekonomi Desa
-
Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut
-
Detik-detik Banjir Bandang Terjang Parigi Moutong: Puluhan Rumah Tertimbun Lumpur
-
11 Daerah di Sulawesi Tenggara Resmi Status Siaga Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Terancam Puso
-
Polisi Jabar Obrak-abrik 'Passobis' di Sulsel, Begini Respons Ustadz Das'ad Latif