SuaraSulsel.id - Pengadilan Negeri Kota Makassar di Jalan RA Kartini mengumumkan penutupan pelayanan dan penundaan persidangan. Mulai Tanggal 16 Desember 2020 sampai 27 Desember 2020.
Penutupan kantor ini dilakukan setelah tes swab menunjukkan 6 orang pegawai positif terpapar Covid-19.
"Mohon maaf dan ijin menyampaikan pada bapak ibu sekaitan dengan hasil pelaksanaan swab tanggal 14 Desember 2020 kemarin, ada 6 orang suspect Covid-19 positif," kata Ketua Pengadilan Negeri Makassar Tito Suhud dalam keterangan tertulisnya yang beredar, Rabu (16/12/2020).
Selanjutnya berdasarkan petunjuk hasil koordinasi pimpinan. Dinyatakan terhitung mulai tanggal 16 sampai 27 Desember 2020, aktivitas di Kantor Pengadilan Negeri Makassar akan diberhentikan sementara.
Namun terkait audit reguler oleh Bawas tetap terlaksana dengan kehadiran limitatif :
1. Wakil Ketua
2. Hakim Pengawas Bidang
3. Panitera
4. Sekretaris
5. Kepala Bagian
6. Para Panitera Muda
7. Para Kasubbag
8. Pengelola Keuangan dan SIPP
"Sekaitan dengan persidangan diharapkan majelis dapat menyesuaikan dan melaporkan. Guna diumumkan penundaan sidangnya," kata Tito.
Tito menambahkan, perlu diketahui dan diperhatikan dengan tidak melepaskan terhadap tanggung jawab pekerjaan antara lain pengisian SIPP.
"Sehubungan dengan audit Bawas," katanya.
Baca Juga: Satu Anggota KPU dan Saksi Tidak Tanda Tangan Berita Acara Pilkada Makassar
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu