SuaraSulsel.id - Calon petahana Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyebut pemilihan kepala daerah sebagai penghargaan dan hukuman bagi kinerja jabatan selama lima tahun menjabat.
"Sebagai calon petahana, pemilihan kali ini kita anggap sebagai penghargaan masyarakat dari kinerja selama menjabat," kata Adnan setalah meyalurkan hak pilihnya di TPS 03, Kecamatan Somba Opu, Jalan Mesjid Raya, Sungguminasa, Gowa, Rabu (9/12/2020).
Adnan sendiri selaku Calon Bupati Gowa petahana bersama wakilnya Abdul Rauf Malaganni dengan slogan "Doboloki" optimistis menang melawan kotak kosong.
Adnan mengharapkan proses pemilihan kepala daerah berjalan dengan baik. Keterlibatan atau partisipasi masyarakat meningkat.
"Tentu kalau saya berbicara selaku calon, kami berharap agar warga memilih kami, tentunya juga pemilihan ini sebagai punishment atau evaluasi lima tahun," sebut Adnan.
Tak hanya itu, Adnan menambahkan partisipasi pemilih di Kabupaten Gowa dengan target 77 persen tercapai. Target 77 persen ini adalah acuan dari target KPU Kabupaten Gowa.
"Ukuran keberhasilan kita ini adalah tingkat partisipasi pemilih, semoga partisipasi warga Kabupaten Gowa untuk datang ke TPS cukup tinggi," tambahnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Cegah Stunting, Kecamatan Ini Tanam 10 Ribu Pohon Kelor
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Tak Diberi Uang Judi, Suami di Makassar Nekat Parangi Istri dan Habisi Nyawa Sepupu
-
Inklusi Keuangan Melesat, Holding UMi Dorong Literasi dan Akses Investasi Masyarakat
-
8 Fakta Kondisi Sampah di Kota Makassar Perlu Diketahui Warga
-
Siapa Li Jiamei? WNA China Berkedok WNI Nyaris Lolos Buat Paspor RI di Makassar
-
Viral Perwira Polda Sulsel Asyik 'Party' di THM, Tenggak Miras dan Joget Bersama Wanita